Jelang payroll, laju regional tertahan
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei melonjak ke level tertinggi dalam dua minggu terakhir kemarin setelah enam bank sentral negara maju mengambil langkah terkoordinasi mengurangi gejolak di pasar yang yang disebabkan krisis utang Eropa. Investor juga menyambut baik keputusan China memangkas Giro Wajib Minimum (GWM) sebesar 50 bps, penurunan pertama dalam tiga tahun terakhir. Indeks Nikkei ditutup menguat 162,77 poin, atau 1,93% di 8.597,38.
Indeks Nikkei mengalami hambatan untuk terus melaju dalam perdagangan kali ini, karena sikap kehati-hatian investor jelang laporan ketenagakerjaan AS. Meski laju tertahan, kabar dari Eropa masih memberi support, dimana ketua ECB, Mario Draghi memberi sinyal bahwa bank sentral akan bertindak cepat untuk menangani krisis Eropa.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi berhasil mencatat hasil mengesankan berkat langkah bank sentral menyediakan pinjaman dollar ringan ke bank Eropa dan keputusan China menurunakan rasio kecukupan modal perbankan. Penguatan Wall Street yang tajam dan Data ADP uang menggembirakan turut mengangkat kinerja saham. Indeks Kospi ditutup melonjak 68,67 poin, atau 3,72% di 1.916,18.
Indeks Kospi kemungkinan akan bergerak terbatas kali ini setelah mencatat penguatan tajam sebelumnya. Bersamaan dengan itu, investor lebih memilih wait and see jelang laporan ketenagakerjaan AS malam ini. Korea Exchange Bank (KEB) dan Hana Financial Group berfluktuasi seiring kabar Lone Star setuju memotong harga akuisisi KEB sebesar 11%.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang Seng mencatat hasil mengesankan kemarin setelah langkah terkoordinasi bank sentral dunia dan keputusan Beijing merangsang ekonomi China. Kedua faktor itu mampu mengangkat sentimen investor di saat ada laporan aktivitas manufaktur China mengalami kontraksi. Indeks Hang Seng ditutup melonjak 1012,91 poin, atau 5,63%, di 19.002,26.
Penguatan yang signifikan dialami indeks Hang Seng kemarin, kini mulai terkunci. Hal ini dikarenakan investor lebih memilih rehat sembari menunggu perkembangan dari Eropa, yang dikabarkan akan melakukan pertemuan minggu depan. Ditambah investor yang memfokuskan data AS, ekspektasi menunjukkan data ketenagakerjaan AS di Nopember bertambah 122 ribu dari sebelumnya 80 ribu.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional
- Data ISM angkat sentimen regional
- Penguatan yen hantam Nikkei



