Isu stimulus the Fed tekan dollar
Jakarta, Strategydesk - Spekulasi mengenai tambahan kebijakkan oleh the Fed mencuat kembali. Pada akhirnya membuat pasar enggan untuk membeli dollar.
Disebutkan oleh Wall Street Journal, bahwa Bank Sentral AS disinyalir akan terjun kembali ke pasar untuk membeli mortgage dan obligasi pemerintah. Keputusan the Fed mengenai langkah tersebut akan diputuskan pada rapat kebijakan pekan depan dan sangat tergantung pada data ketenagakerjaan hari Jumat, kata laporan itu.
Selain itu, dollar juga tertekan setelah Ketua the Fed mengatakan ekonomi belum pulih benar dan kebijakan moneter akomodatif masih diperlukan.
Pada jam 17:25 WIB, dalam perdagangan di Eropa, euro diperdagangkan di $1,3246, menguat dari level penutupan sebelumnya $1,3175. Sterling menguat ke $1,5954 dari $1,5887. Sedangkan Aussie stabil di $0,9127. Dollar juga melemah terhadap yen ke 85,96 dari 86,42. Terhadap franc Swiss, dollar melemah ke 1,0355 dari 1,0390
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Data perdagangan angkat aussie
- Yen rally berkat pembelian eksportir
- Jepang defisit, yen jatuh
- EUR/USD flat setelah sesi Asia
- Data China bagus, aussie melambung
- Sterling ikut merana karena downgrade Eropa
- Euro rebound, masih bearish
- Data buruk, yen justru menguat
- Sentimen membaik, sterling rebound
- Wafatnya Kim Jong-il angkat dollar
- Rilisan Data Ekonomi 12 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 09 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 08 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 07 Desember 2011
- Aussie jatuh pasca RBA



