Isu stimulus BOJ jatuhkan yen

Tanggal August 19, 2010 / 10:30 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Yen melemah terhadap dollar dan menjauhi level tertingginya dalam 15 tahun terakhir yang dicapainya minggu lalu, menyusul berita di media BOJ sedang mempertimbangkan stimulus moneter.
Menurut laporan surat kabar Sankei, tanpa menjelaskan sumber informasinya, BOJ akan menambah program pinjaman bank dalam rangka  menekan suku bunga dan yen. BOJ akan meningkatkan fasilitas kredit untuk bank menjadi 30 triliun yen dari 20 triliun yen. Jangka waktu pinjaman itu juga diperpanjang menjadi 6 bulan dari 3 bulan.
Menurut surat kabar tersebut, BOJ akan mengumumkan langkah itu sebelum Ketuanya Masaaki Shirakawa bertemu dengan Perdana Menteri Naoto Kan. Karena laporan itu, dollar melonjak hingga ke 85,80 yen. Laporan itu memang menjatuhkan yen. Namun, reaksi pasar masih terbatas karena masih menunggu apa yang akan dilakukan BOJ.
Meski berhasil menekan yen, belumlah mengubah tren penguatannya. Pasar menantikan langkah apa yang akan diumumkan pemerintah dan BOJ untuk meredam yen menjelang pertemuan Kan dan Shirakawa, yang akan membahas masalah yen.
Tren tersebut belum berubah karena persepsi pasar kecil kemungkinannya otoritas Jepang melakukan intervensi kecuali yen menguat terlalu tajam.  Yen mencapai level 84,73 per dollar pada 11 Agustus lalu, itu adalah level tertingginya sejak Juli 1995.
Dollar juga menguat terhadap mata uang utama lainnya. Euro lanjutkan koreksinya setelah gagal bertahan di atas level $1,29. Sterling juga terkoreksi setelah kemarin rally berkat BOE Minutes. Sedangkan aussie terkoreksi karena kecemasan pasar menjelang Pemilu di Australia.
Salah satu data terjadwal hari ini adalah penjualan ritel Inggris. Data ini diperkirakan akan menunjukan penjualan di Juli naik 0,3% per bulan dan 1,8% per tahun. Angka di bawah prediksi bisa menekan sterling.
Sementara itu di AS, data yang terjadwal antara lain initial jobless claims, leading indicators, dan Philadelphia Fed. Bila data ini mengurangi kecemasan mengenai ekonomi global, mata uang berisiko bisa menguat.

Rekomendasi
EUR-USD


USD-JPY


GBP-USD


USD-CHF


AUD-USD

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account