Isu krisis utang Eropa angkat franc

Tanggal September 05, 2011 / 4:12 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Franc Swiss menguat terhadap dollar dan euro hari ini di tengah permintaan safe haven karena mencuatnya isu krisis utang Eropa.

Euro melemah setelah ada berita Yunani dan IMF berbeda pendapat soal apakahnegara itu sudah memenuhi persyaratan untuk menerima kucuran dana bailout berikutnya. Bila tidak ada kompromi minggu ini, Yunani kemungkinan akan ditolak untuk mendapatkan kucuran dana berikutnya sebesar 8 miliar euro, yang bisa membuat negara itu default.

Euro juga melemah setelah kekalahan pemilu partai berkuasa Jerman yang memicu kecemasan akan dukungan pada program bailout zona euro. Partai Uni Kristen Demokrat (CDU), tempat Kanselir Angela Merkel, mengalami kekalahan di basisnya sendiri terhadap oposisi, Partai Sosial Demokrat. Oposisi berhasil merebut suara 36,1% di wilayah Mecklenburg-Western Pomerania, mengalahkan CDU yang hanya meraih 23,3%. Hasil ini berarti koalisinya mengalami kekalahan di semua enam negara bagian Jerman, mengindikasikan penolakan terhadap upayanya menggunakan dana pembayar bajak untuk bailout.

Sedangkan dollar tertekan dollar data payroll yang menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS stagnan bulan lalu. Non-farm payroll, atau lapangan kerja di luar sektor pertanian, tidak bertambah sama sekali, alias nol selama Agustus. Ini adalah laporan terburuk sejak September 2010.

Pada jam 16:05 WIB, franc diperdagangkan di 0.7866 per dollar, menguat dari level penutupan akhir pekan lalu 0,7892. Terhadap euro, franc menguat ke 1,1136 dari 1,1195.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account