Isu krisis utang Eropa angkat franc
Jakarta, Strategydesk - Franc Swiss menguat terhadap dollar dan euro hari ini di tengah permintaan safe haven karena mencuatnya isu krisis utang Eropa.
Euro melemah setelah ada berita Yunani dan IMF berbeda pendapat soal apakahnegara itu sudah memenuhi persyaratan untuk menerima kucuran dana bailout berikutnya. Bila tidak ada kompromi minggu ini, Yunani kemungkinan akan ditolak untuk mendapatkan kucuran dana berikutnya sebesar 8 miliar euro, yang bisa membuat negara itu default.
Euro juga melemah setelah kekalahan pemilu partai berkuasa Jerman yang memicu kecemasan akan dukungan pada program bailout zona euro. Partai Uni Kristen Demokrat (CDU), tempat Kanselir Angela Merkel, mengalami kekalahan di basisnya sendiri terhadap oposisi, Partai Sosial Demokrat. Oposisi berhasil merebut suara 36,1% di wilayah Mecklenburg-Western Pomerania, mengalahkan CDU yang hanya meraih 23,3%. Hasil ini berarti koalisinya mengalami kekalahan di semua enam negara bagian Jerman, mengindikasikan penolakan terhadap upayanya menggunakan dana pembayar bajak untuk bailout.
Sedangkan dollar tertekan dollar data payroll yang menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS stagnan bulan lalu. Non-farm payroll, atau lapangan kerja di luar sektor pertanian, tidak bertambah sama sekali, alias nol selama Agustus. Ini adalah laporan terburuk sejak September 2010.
Pada jam 16:05 WIB, franc diperdagangkan di 0.7866 per dollar, menguat dari level penutupan akhir pekan lalu 0,7892. Terhadap euro, franc menguat ke 1,1136 dari 1,1195.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Aussie masih bearish, sempat tembus paritas
- Setelah anjlok, euro coba bangkit
- Euro, franc melesat atas dollar
- Inggris resesi lagi, sterling koreksi
- Inflasi melambat tajam, aussie anjlok
- Data ritel makin lambungkan sterling
- RBA, isu Eropa tekan aussie
- Yen rally setelah BOJ
- Sterling melaju berkat data PMI
- Eksportir Jepang angkat yen
- BOE Minutes, laporan defisit tekan sterling
- Isu ekonomi China hantam aussie
- Dollar rally, yen terus melorot
- Data bagus, euro tetap lunglai
- Aussie koreksi jelang data, RBA



