Isu ekonomi global tekan pasar

Tanggal June 25, 2010 / 11:05 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Masalah ekonomi, baik dari AS maupun Eropa, kembali menekan pasar. Dollar mixed menyusul data ekonomi AS yang gagal mengurangi kecemasan pasar akan prospek pemulihan.
Data durable goods orders dan initial jobless claims, yang lebih baik dari prediksi, tidak mengubah pandangan pasar mengenai ekonomi AS. Durable goods orders turun 1,1% bulan lalu, lebih baik dari prediksi 1,2%.Meski tidak seburuk prediksi, ini merupakan penurunan pertama dalam 6 bulan terakhir. 
Sedangkan initial jobless claims turun ke 457.000 minggu lalu, lebih baik dari prediksi 460.000. Namun, kedua data itu gagal mengangkat sentimen pasar yang masih rapuh karena data perumahan yang buruk. Kekhawatiran mengenai ekonomi AS setelah beberapa perusahaan ritel seperti JC. Penney dan Nike menyampaikan proyeksi suram.
Semua itu datang setelah the Fed mengatakan ekonomi sedang pulih, namun ancaman masih mengintai, dan yang sedang diwaspadainya adalah krisis fiskal Eropa.
Pasar juga mencemaskan kemungkinan pengetatan regulasi finansial di AS. Kongres sedang memformulasikan aturan sektor keuangan yang lebih ketat, yang selama ini dicanangkan pemerintahan Obama, terutama sektor derivatif.
Sementara itu, kondisi di Eropa juga tidak lebih baik. Masalah Yunani kembali mencuat, yaitu kekhawatiran akan negara itu gagal bayar. Biaya untuk menjamin kemungkinan Yunani gagal bayar (default) naik ke rekor tertinggi. Credit Default Swap (CDS) Yunani naik menjadi 1.090 bps dari 934,2 bps. Kenaikan ini mencerminkan pasar belum yakin Yunani dapat menyelesaikan utangnya dan melaksanakan program pengetatan dengan mulus.
Lesunya ekonomi AS membuat dollar stagnan. Namun di sisi lain, buruknya kondisi di Eropa membuat pasar juga ragu untuk beralih ke mata uang berisiko. Euro masih bergerak dalam range yang sempit, antara $1,299 dan $1,2339.
Fokus pasar hari ini adalah angka final PDB AS, yang diperkirakan tidak mengalami revisi, yaitu tetap tumbuh 3% selama kuartal pertama 2010. Namun, revisi turun akan meningkatkan kecemasan mengenai pemulihan AS.

Ulasan Teknikal
EUR-USD

EUR membentuk pola high wave pada candlestick. Ini mengindikasikan pergerakan reversal menuju bearish dengan relevansi yang rendah. Stochastic (7,3,3) berpeluang terjadi golden cross, MACD (9,14,9) berada di area positif, dapat batasi kejatuhan. Sedangkan ADX (9) memang masih berada di bawah 40 dan menunjukan dorongan beli meredup. Ditambah RSI (14) bergerak flat di bawah 50, yang berarti sell on rally pada euro untuk jangka pendek berlaku. Hambatan koreksi terlihat moving 16,26 sudah golden cross, bila ini terjadi euro akan menguji resistance 1.2390 target berikutnya 1.2451. Rekomendasi: Sell break 1.2268 target 1.2177 stop 30p, buy 1.2146 target 1.2299. Buy break 1.2329 target 1.2451 stop 30p, sell 1.2466 target 1.2360.

USD-JPY


JPY membentuk three black crows, yang seharusnya menjadi indikasi untuk reversal menuju bullish.  Namun, indikator  lain belum mendukung indikasi tersebut. Harga masih bergerak di bawah moving average (10,30,60). Stochatic (7,3,3) masih bergerak di level bottom. RSI (14) masih bergerak turun dan mendekati level ekstrim dan berpeluang mengalami golden cross (indikasi reversal). MACD (9,14,9) masih terjebak dalam area negatif. ADX (9) menyempit, yang mengindikasikan pergerakan saat ini bearish melemah. Indikasi bullish semakin kuat bila stochastic atau RSI bergerak naik.  Rekomendasi : Buy break 90.04 target 90.92 stop 30p, sell 91.12 target 90.23. Sell break 89.26 target 88.48 stop 30p, buy 88.28 target 89.16 stop 30p.

GBP-USD


GBP membentuk pola shooting star, ini merupakan indikasi reversal menuju bearsih dengan relevansi yang rendah. Harga berhasil ditutup di atas moving average (13,26), masih mendukung indikasi uptrend gbp. MACD (9,14,9) masih bertengger di area positif, memperkuat indikasi itu. RSI (14) berada di atas 50, meski mulai flat. ADX (9) melebar dan bergerak di atas 40, yang berarti tren kenaikan cukup kuat. Ditambah stochastic (7,3,3) masih menunjukkan kenaikan, ini dapat membatasi momentum bullish bilamana gbp gagal menembus breakout resistance 1.5010. Rekomendasi: Buy break 1.5010 target 1.5137 stop 50p, sell 1.5168 target 1.5046 stop 30p. Sell break 1.4893 target 1.4771 stop 50p, buy 1.4740 target 1.4863 stop 30p.   

AUD-USD


AUD membentuk long black candlestick, yang mengindikasikan pergerakan bearish. Hal ini didukung oleh stochastic (7,3,3) yang memperlihatkan penurunan. ADX (9) yang mulai menyempit, mengindikasikan pergeseran pergerakan menuju bearish mulai mereda. Namun, RSI (14) masih bergerak di atas 50, yang berarti masih ada dorongan beli. Selain itu, MACD (9,14,9) masih menjelajah area positif.  Peluang bearish semakin kuat bila RSI mulai turun ke bawah 50 dan MACD mendekati area negatif. Ditambah 0.8636 berhasil ditembus target berikutnya uji support 0.8582.Masalah ekonomi, baik dari AS maupun Eropa, kembali menekan pasar. Dollar mixed menyusul data ekonomi AS yang gagal mengurangi kecemasan pasar akan prospek pemulihan. Rekomendasi : Buy break 0.8698 target 0.8789, sell 0.8805 target 0.8713. Sell break 0.8636 target 0.8545 stop 30p, buy 0.8514 target 0.8621.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account