Isu ekonomi benamkan Hang Seng
Jakarta, Strategydesk - Kecemasan mengenai pemulihan ekonomi global kembali mencuat, indeks Hang Seng tak kuasa membendung aksi jual yang datang akibat kecemasan tersebut.
Faktor utama adalah kekhawatiran akan terjadinya double dip recession di AS dan dampaknya terhadap ekonomi lainnya. Data ekonomi AS semalam yang mixed, yaitu pembelanjaan dan pendapatan konsumen, menjadi cerminan perlambatan ekonomi.
Indeks Hang Seng ditutup melemah 200,73 poin, atau 0,97%, di 20.536,49. Sedangkan indeks H-shares, atau perusahaan China yang listing di Hong Kong, turun 1,12% ke 11.402,90. Selama Agustus, indeks Hang Seng anjlok 2,3%.
Para analis memperkirakan indeks Hang Seng masih akan jatuh karena kecemasan mengenai prospek ekonomi dunia di semester kedua tahun ini. Menurut mereka, indeks terancam anjlok ke 20.000 minggu ini selama sentimen tetap negatif.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Gara-gara Yunani, Hang Seng flat
- Nikkei Koreksi Karena Isu Yunani
- Profit taking, Yunani tekan Hang Seng
- Data payroll AS angkat Nikkei
- Antisipasi payroll, Hang Seng turut flat
- Jelang payroll, Nikkei & Kospi koreksi
- Hang Seng naik 2%, bank rally
- Nikkei, Kospi melaju berkat data manufaktur dunia
- Data PMI China Mixed, Hang Seng koreksi
- Nikkei stabil, meski earning buruk
- Hang Seng naik 1,1%
- Nikkei flat, naik 4% selama Januari
- Hang Seng terkoreksi 1,7%
- Penguatan yen pukul Nikkei
- Ekspor meningkat, Hang Seng menanjak



