Investor resah, yen berjaya
Jakarta, Strategydesk - Yen melonjak ke level tertinggi dalam lima bulan terakhir terhadap dollar dan naik 1% terhadap euro, setelah investor kembali resah dengan masalah Yunani, yang masih terkatung-katung.
Belum jelasnya hasil negosiasi antara Yunani dan kreditor, ditambah dengan pertemuan Uni Eropa yang mengecewakan, membuat para investor memilih berlindung ke yen. Upaya Yunani membujuk kreditor untuk mererima kerugian masih belum membuahkan hasil, di saat para pemimpin Eropa berkumpul di Brussel membahas aturan fiskal baru. Kekhawatiran negosiasi gagal membuat investor melepas euro dan saham dan mengalihkan dana mereka ke dollar dan yen.
Tapi yen-lah yang menjadi primadona, dengan penguatannya melebihi dollar. Dengan dollar masih merasakan efek keputusan the Fed, yang memberlakukan bunga rendah sampai 2014, mata uang Jepang itu muncul sebagai pilihan aman para investor. Dollar memang berhasil rebound dari level terendahnya dalam enam minggu terakhir. Tapi, kejatuhan greenback ke level terendah sejak Oktober 2011 terhadap yen mencerminkan ketakutan akan pelonggaran lebih lanjut dari the Fed, yang semakin terbuka bila krisis utang Eropa memburuk.
Yen menguat sampai 76,20 per dollar dan 99,97 per euro semalam. Euro terkoreksi hingga $1,3075. Indeks dollar, yang mengukur pergerakan mata uang AS itu terhadap enam rival utamanya, berhasil naik ke 79,081, setelah sempat terdampar di 78,88. Apresiasi yen ini semakin membuka potensi intervensi, apalagi yen mendekati rekor baik terhadap dollar maupun euro. Euro belum begitu jatuh karena investor masih menunggu adanya hasil dari negosiasi Yunani dan kreditor.
Hasil pertemuan Uni Eropa ternyata tak mengesankan pasar. Meski para pemimpin menyepakati dana talangan permanen untuk zona euro, mereka berjuang untuk dapat menyelaraskan penghematan dengan pertumbuhan ekonomi. Pasar menilai tak ada kejutan dan perkembangan berarti dari pertemuan itu.
Dengan selesainya pertemuan UE, negosiasi utang Yunani masih menjadi fokus utama pasar. Semakin lama terkatung-katung, semakin menipis pula optimisme deal dapat tercapai, pasar akhirnya akan menghukum euro. Di tengah keresahan soal Yunani, yield obligasi Portugal meroket, meski di saat yield Spanyol dan Italia turun. Muncul kekhawatiran, Portugal akan bernasib seperti Yunani.
Rekomendasi
EUR-USD
USD-JPY
GBP-USD
USD-CHF
AUD-USD
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (21 Mei 2012)
- Euro rally, untuk sementara
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (18 Mei 2012)
- Krisis Yunani & Spanyol terus tekan euro
- Euro rebound, tapi masih rentan
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (16 Mei 2012)
- Krisis Yunani memburuk, euro terpuruk
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (15 Mei 2012)
- Kisruh politik Yunani masih bebani euro
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (14 Mei 2012)
- Yunani makin goyang, euro terguncang
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (11 Mei 2012)
- Euro dibayangi krisis Yunani & Spanyol
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (10 Mei 2012)
- Euro masih merana, aussie melesat



