Investor mulai pesimis hasil KTT UE, emas bisa jatuh lagi
Jakarta, Strategydesk - Setelah menglami koreksi kemarin, emas bergerak flat pada perdagangan hari ini di Asia. Investor masih tetap akan mengamati perkembangan dari KTT Uni Eropa yang kini mulai muncul rasa pesimis apakah para pejabat tersebut mampu memcahkan krisis utang yang telah melilit kawasan zona euro dalam dua tahun terakhir ini.
Pelaku pasar melihat bahwa krisis tersebut tidak cukup dipecahkan dalam dalam sehari atau dua hari. Perlu ada sesuatu yang konkrit pada KTT tersebut untuk memecahkan masalah krisis utang. Jika hasil tersebut kembali mengecewakan pasar, tidak menutup kemungkinan emas bisa jatuh lebih dalam.
Sembari menantikan hasil pertemuan itu, pasar mencermati data ekonomi China, yang antara lainm inflasi, output industry, penjualan ritel dan lainnya. Data yang lebih rendah dari prediksi bisa memperkuat kekhawatiran ekonomi China sedang melambat.
Sementara dari kajian teknikal, terrlihat bahwa emas kembali gagal bertahan di atas resistance $1.750. dengan demikian telah terjadi false beak sebanyak 4 kali dalam seminggu terakhir ini. Kali ini emas kembali akan menguji level support-nya di $1.700. Jika ditembus, maka koreksi bisa berlanjut menuju area $1.687 - $1.671. Sebaliknya, jika support masih mampu dipertahankan, pergerakan emas masih akan cenderung bergerak di kisaran $1.700 - $1.750.
Rekomendasi
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Gagal tembus resisten 92.35, minyak masih tertekan
- Tekanan euro mereda, emas lanjutkan rally
- Minyak masih tertekan ke support weekly
- Emas menanjak, krisis Eropa bisa membatasi kenaikan
- Minyak masih bearish, data crude oil dinanti
- Yunani adakan pemilu ulang, emas ambruk
- Minyak mendekati level oversold-nya
- Kisruh politik di Yunani, emas terus terbenam
- Eropa memburuk, emas kian meredup
- Sempat rebound, Emas jatuh lagi
- Emas mulai rebound, badai belum berlalu.
- Eropa galau, emas makin terperosok
- Sentimen Eropa menghambat laju emas
- Emas tesandung hasil pemilu di Perancis dan Yunani
- Faktor fundamental benamkan minyak



