IMF sorot peran Asia dalam ekonomi global
Jakarta, Strategydesk - IMF mengakui kinerja ekonomi Asia dan semakin penting perannya dalam percaturan ekonomi dunia, sembari menjanjikan hak lebih besar dalam lembaga tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Dominique Strauss-Kahn, Direktur Pelaksana IMF, dalam pidato pembukaan konferensi Asia 21 yang diselenggarakan di Daejeon, Korsel hari ini. “Waktunya Asia telah tiba. Tidak ada yang meragukan kinerja ekonomi Asia akan terus semakin penting,” katanya.
Konferensi itu, yang bernama, dibuka dengan pidato dari Menteri Keuangan Korsel Yoon Jeung Hyun dan pemimpin IMF tersebut. Acara itu diadakan untuk membahas peran global Asia dan penggerak ekonominya.
Para pejabat IMF juga berencana mengevaluasi model pertumbuhan ekonomi AS dan implikasinya terhadap ekonomi global. IMF juga ingin mempelajari faktor yang membuat Asia bertahan menghadapi krsis global, dan kemungkinan menerapkannya di kawasan lain.
“Mengambil pelajaran dari keberhasilan Asia adalah tujuan utama konferensi ini,” kata Strauss-Kahn. Menurunya, reformasi makroekonomi, finansial dan korporat yang dilaksanakan dalam satu dekade terakhir memegang peranan penting dalam kinerja ekonomi Asia.
Namun, ia juga memperingatkan kemungkinan guncangan yang membahayakan ekonomi global, seperti krisis fiskal Eropa. Menurutnya, Asia juga menghadapi tantangan seperti lonjakan arus modal masuk, yang dapat membuka kemungkinan ekonomi memanas (overheating) dan penggelembungan aset.
Mengakui peran Asia dalam ekonomi global, Ketua IMF itu mengatakan sudah saatnya benua tersebut mendapatkan suara lebih besar dan perwakilan lebih banyak dalam lembaga keuangan internasional, termasuk IMF. IMF berencana untuk mengalihkan 5% koutanya dari negara maju ke negara emerging markets, seperti diputuskan dalam pertemuan G-20.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik
- Fitch anggap default Yunani tak terelakkan
- Kecemasan orang Amerika, pekerjaaan, utang & politisi
- Gubernur SNB lengser akibat istri main valas
- Efek Eropa, IMF akan pangkas proyeksi PDB global
- Soros: Krisis Eropa lebih buruk dari 2008
- Yunani: Kita bisa keluar dari zona euro dalam 3 bulan
- Rating Obama akhirnya membaik
- Roubini: Tahun depan, situasi memburuk
- The Fed: Ekonomi tumbuh moderat, belum perlu stimulus baru
- Jim Rogers: Pemerintah bohong soal inflasi & pengangguran



