IMF, Goldman Sach Hijaukan Asia

Tanggal January 19, 2012 / 7:42 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
       I
ndeks Nikkei  berhasil menggapai level tertinggi dalam dua minggu terakhir kemarin, didorong saham sekuritas dan energi, di tengah pertanda ekonomi global belum masih bertahan menghadapi krisis utang Eropa. Saham terangkat oleh laporan yang mengindikasikan aktivitas manufaktur AS tumbuh pesat dan sentimen investor Jerman naik tajam. Selain itu, hasil lelang bills Spanyol dan Yunani juga disambut baik. Indeks Nikkei ditutup menguat 84,18 poin, atau 0,99% di 8.550,58.
      Indeks Nikkei mendapat sokongan dari penguatan bursa saham di AS untuk mempertahankan tren positifnya. Kabar bahwa IMF bersedia menambah bantuannya terhadap negara-negera di zona euro yang tengah dilanda krisis utang. Sedikit meredanya Eropa dan earnings Goldman Sachs juga berhasil angkat sentimen di AS.

Rekomendasi




Kospi
      I
ndeks  Kospi berakhir flat kemarin setelah bergerak dalam range terbatas, tidak mampu menembus tahanan dengan sebagian investor merealisasikan keuntungan dari penguatan tajam di sesi sebelumnya. Tapi sentimen masih positif, ini ditunjukkan dengan pembelian bersih oleh investor asing. Indeks Kospi ditutup turun tipis 0,35 poin, atau 0,02% di 1.892,39.
      Indeks Kospi coba mempertahankan laju penguatannya hari ini, kendati ada ruang keterbatasan penguatan tersebut karena faktor teknikal yang mendekati overbought. Bersamaan dengan itu, pelaku pasar juga menantikan sinyal-sinyal baru mengenai situasi ekonomi global, khususnya Eropa, pasca IMF siap memberi dana tambahan $600 miliar.

Rekomendasi




Hang Seng
      I
ndeks Hang Seng mengakhiri perdagangan kemarin di zona positif, berkonsolidasi setelah rally tajam selama dua sesi sebelumnya. Indeks terangkat setelah Beijing memangkas Giro Wajib Minimum (GWM) di beberapa bank yang berlokasi di daerah termiskin Cina. Langkah ini menimbulkan ekspektasi pelonggaran lebih lanjut di masa mendatang. Indeks Hang Seng ditutup naik 59,17, atau 0,30% ke posisi 19.686,92.  
      Indeks Hang Seng berpeluang menguat untuk kali ketiga dimana sentimen positif dari Eropa dan AS yang berhasil membawa bursa saham di AS cetak level tertingginya sejak Juli lalu. Fokus kini pada lelang obligasi Italia & Perancis. Ditambah padatnya earnings AS, termasuk Intel Corp, Morgan Stanley dan Bank of America.  Para analis memperkirakan indeks bergerak di antara 19.800-20.000 menjelang dan setelah liburan Imlek.

Rekomendasi





Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account