IMF desak AS naikkan batas utang
Jakarta, Strategydesk - Dana Moneter Internasional (IMF) mendesak AS untuk menaikkan batas utangnya, karena bila tidak, akan memberi dampak global yang signifikan,.
Dalam laporannya mengenai ekonomi AS, IMF mengatakan pasar dunia akan menderita bila Kongres AS gagal menyepakati kenaikan pagu utang dari $14,3 triliiun dan memperingatkan risiko penurunan rating kreditnya.
“Pagu utang federal perlu dinaikkan untuk mencegah guncangan ke ekonomi dan pasar keuangan dunia. Kegagalan mencapai kompromi anggaran dan utang bisa memicu kenaikan bunga dan penurunan peringkat, kata Pjs Direktur Pelaksana John Lipsky.
“Tidak perlu diragukan lagi bila pemerintah AS sampai default akan memberikan efek yang besar dan dalam.Oleh karena itu, kami yakin semua pihak menyadari risiko gagal bayar di AS dan akan menghindari bahaya itu,” tambahnya.
Dalam laporan itu, IMF juga menyebutkan saran lainnya untuk membantu AS, seperti jangan mengurangi pembelanjaan terlalu besar karena bisa menghambat pemulihan ekonomi dan tetap berlakukan suku bunga rendah untuk waktu yang lebih lama lagi.
IMF memproyeksikan PDB AS tumbuh 2,5% tahun ini dan 2,75% tahun depan, sembari mengatakan pemulihan bisa semakin pesat bila kepercayaan membaik dan lapangan kerja meningkat.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Tsipras: Progam penghematan harus dikaji ulang
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik



