IHSG terseret signal negatif DJI

Tanggal January 30, 2012 / 8:57 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategtdesk - Koreksi tipis 0,58% pada Indeks Dow Jones Industrial (DJI) pada hari Jumat memberikan signal negatif setelah gagal bertahan diatas suport pertama 12.695. Bursa regional di kawasan Asia pagi ini juga cenderung bergerak flat turun. Pelaku pasar menunggu hasil KTT Eropa yang hari ini berakhir.  Banyak harapan bahwa KTT ini sudah bakal mewujudkan dana stabilisasi Eropa (ESF) sebesar €750 miliar (sekitar US$1Tr), meskipun demikian, posisi Jerman yang mensignalkan akan mengundur pembentukan ESF ini hingga Maret, berpotensi memberikan sentimen negatif.
Sentimen negatif dari bursa regional ini, akan menguji signal positif pada IHSG yang muncul pada hari Jumat lalu. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak bervariasi pada kisaran 3969-4000.  Penutupan dibawah 3969 akan mengembalikan IHSG ke dalam trend turunnya.
Pergerakan harga saham terlihat masih mixed. Hanya ASII yang pada hari Jumat lalu memberikan signal positif.  Disisi lain, pemodal sebaiknya melihat kelanjutan dari signal bearish pada saham BMRI. Jika koreksi BMRI berlanjut, kami melihat kemungkinan sentimen negatif yang muncul dari publikasi laporan keuangan saham-saham perbankan yang akan direlease pada minggu-minggu kedepan.

Global Outlook
I
ndeks Dow dan S&P akhir pekan lalu terkoreksi, sedangkan indeks Nasdaq berakhir positif. Jatuhnya sebagian bursa saham di AS tidak lepas dari kekecewaan investor terhadap data ekonomi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal keempat yang dibawah ekpektasi dari tahun. Laporan Departemen Perdagangan AS mengumumkan bahwa PDB kuartal keempat tumbuh sebesar 2,8%, angka ini dibawah ekspektasi  3,0%, dimana kuartal sebelumnya 1,8%. Kendati sentimen konsumen hasil survey University of Michigan untuk Januari naik 75 dari ekspektasi 74,2.
Tidak terlalu besarnya penurunan yang dialami bursa saham di AS karena investor masih berharap terhadap keputusan the Fed pasca rapat bulanan pekan lalu, bahwa the Fed akan memperpanjang masa rate nol persen sampai tiga tahun lagi, sembari mengindikasikan peluang stimulus lanjutan terbuka.
Para analis melihat the Fed sangat jelas dengan rencananya memberlakukan suku bunga rendah untuk waktu yang lama. Prospek bunga rendah sampai 2014 tentu akan berdampak pada kinerja dollar. Efek rencana seperti ini bisa terasa paling tidak selama minggu ini. Tapi, masih ada faktor lain yang dapat mempengaruhi sentimen pasar, salah satunya Eropa, dalam hal ini Yunani. Masalah negosiasi utang yang belum tuntas masih membayangi pasar. Dan pertemuan Uni Eropa hari ini diharapkan mampu memberikan solusi terhadap permasahan utang Yunani.


Ulasan Teknikal
IHSG

H
anya naik tipis dan membentuk pola spining top pada candlestick menunjukkan bahwa pergerakan IHSG masih netral. Secara keseluruahn IHSG saat ini masih bergerak flat di kisaran support 3.950 – 4.000. Penembusan level support di 3.950 akan mengakhiri ternd bullish jangka pendek, yang bisa memicu adanya koreksi menuju area 3.924 – 3.900. Sementara penembusan resistance 4.000 akan membawa potensi penguatan menuju area 4.030 – 4.050. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan masih akan bergerak di kisaran 3.950 – 4.000.

R3    4,020
R2    4,006
R1    3,996
   
Pivot    3,983
   
S1    3,973
S2    3,959
S3    3,949

Stock Pick
INCO

I
NCO telah berhasil menembus resistance di 3.725 yang sekaligus memberikan konfirmasi bullish reversal untuk jangka menengah. Sementara pola long white candlestick, yang disertai dengan volume yang tinggi turut mengkonfirmasi kenaikannya. Meski demikian indikator RSI dan stochastic mulai memasuki kondisi overbought. Menunjukkan bahwa kenaikannya mulai terbatas dan rawan terjadi koreksi. Namun, selama harga masih bertahan di atas support 3.725 (sebelumnya resistance), INCO masih mempunyai peluang penguatan untuk meraih target 4.150 (FR 161.8%) hingga area 4.950 (target triangle).
Rekomendasi     : Buy, (best buy @3.800), stop loss breakout 3.700, target 4.150.
Support                : 3.800, 3.725
Resistance          : 4.050, 4.150

TPIA

M
embentuk downtrend channel, menunjukkan bahwa trend keseluruhan TPIA masih bearish. Kondisi yang sama juga terlihat dari MA yang masih downtrend. Namun demikian terlihat bahwa indikator stockastic mulai memasuki kondisi oversold, dan berpeluang golden cross. Sementara adanya white body pada candlestick menunjukkan bahwa buyer mulai masuk pasar, dan harga kini tengah berada di area supportnya di 2.200. Kami melihat bahwa jika support tersebut dipertahankan, TPIA mempunyai potensi, rebound menuju area 2.500 – 2.600.
Rekomendasi     : Trading buy (best buy @2.300), stop loss breakout 2.200, target 2.500 – 2.600.
Support                : 2.200, 2.100
Resistance          : 2.500, 2.600

Rekomendasi
Stock Screener


Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account