IHSG masih di zona negatif
Jakarta, Strategydesk -Kekecewaan pelaku pasar atas langkah Bank Sentral Eropa (ECB) yang tidak lagi membeli surat hutang negara Eropa yang bermasalah, telah membuat indeks Dow Jones Industrial terkoreksi sebesar 1,1%. Sentimen bearishnya, diperkirakan akan kembali membawa IHSG kepada teritori negatif dengan kisaran 3725-3765 sebagai kisaran utama. Jika suport 3725 gagal bertahan, maka kisaran support di 3625-3675 akan menjadi suport selanjutnya.
Penembusan suport 3725 akan mengubah trend yang saat ini sedang berada dalam trend flat, menjadi trend turun. Pelaku pasar sebaiknya mempersiapkan strategi defensif. Posisi akumulasi sebaiknya hanya dilakukan ketika harga sudah memasuki kisaran suport 3625-3675.
Saham Asia bertumbangan hari ini, melanjutkan kejatuhan kemarin, di tengah minimnya sentimen positif dan mencuatnya kekhawatiran soal krisis utang Eropa. Saham di Jepang, Korsel, dan Australia terjerembab karena kenaikan yield Italia dan investor semakin ragu akan prospek integrasi fiskal.
Italia dan Jerman berhasil mengumpulkan dana mendekati target dalam lelang obligasi kemarin, tapi dengan harus memberi imbalan yang lebih tinggi. Italia berhasil menjual 3 miliar euro obligasi, namun dengan yield sebesar 6,47%. Kenaikan yield ini menjadin indikasi investor masih belum yakin dengan langkah yang diambil Italia dalam hal ini PM-nya Mario Monti.
Kenaikan yield Italia menunjukkan optimisme pasar sudah pudar hanya beberapa hari setelah pertemuan krusial. Monti menghadapi penolakan dari pejabat konservatif dan pemimpin buruh karena pogram pengetatan.
Fitch menurunkan rating beberapa bank besar Perancis. Pasar juga sudah mengantisipasi kemungkinan S&P memangkas peringkat kredit Perancis dan Negara zona euro lainnya.
Dengan lewatnya the Fed dan tidak ada rencana QE3, pasar berharap adanya peran the Fed lebih berperan dalam membantu Eropa. Tapi Ketuanya Ben Bernanke mengatakan pihaknya tidak berencana memberi bantuan tambahan ke bank Eropa meski di tengah berkecamuknya krisis utang. Dalam pertemuan tertutup dengan senator, Bernanke menegaskan tidak berniat membantu institusi keuangan Eropa karena tidak unya otoritas mem-bailout negara atau bank asing.
Alhasil, sulit bagi saham Asia untuk bangkit signifikan bila dikelilingi berita negatif dan absen berita positif. Bila dalam waktu dekat ada penurunan rating, maka semakin mahal biaya pinjaman untuk negara Eropa. Bila rating seperti Jerman dan Perancis diturunkan dari AAA, peringkat dana talangan (EFSF) juga bisa terancam. Hal ini juga mempersulit upaya pengentasan krisis.
Review
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berlabuh di zona merah. Pada perdagangan kemarin, IHSG turun sebesar 11,975 poin (0.23%) ke level 3.751,604.
Minimnya katalis positif membuat IHSG loyo. Penurunan bursa saham global setelah kecewa atas kebijakan the Fed yang tidak lagi menambah stimulus untuk mendorong ekonomi, menjadi faktor utama turunnya IHSG. Selain itu, memburuknya krisis utang yang melanda Eropa memaksa investor untuk bersikap lebih waspada dan memilih keluar dari pasar.
Ada enam sektor yang menjadi pemberat kinerja IHSG pada hari itu, dipimpin oleh sektor aneka industri, yang turun sebesar 3,16%. Diikuti, sektor perdagangan yang jatuh 0,85%, juga sektor infrastruktur yang melemah 0,72%.
Sedangkan, empat sektor masih mampu bertahan di zona hijau. Kenaikan terbesar pada sektor industri dasar, sebesar 1,82%.
Saham-saham yang turun antara lain Astra Internasional (ASII), Indo Tambangraya (ITMG), Sumber Alfaria (AMRT), dan Dian Swastatika (DSSA).
Sementara saham-saham yang naik signifikan diantaranya Delta Jakarta (DLTA), Semen Gresik (SMGR), Indocement (INTP), dan Goodyear (GDYR).
Ulasan Teknikal
Indikator stochastic yang mulai dead cross serta RSI yang mengarah downtrend, bisa menjadi sinyal negatif. Namun begitu, IHSG masih mampu bertahan di atas level support 3.730 -3.750. Hanya penutupan di bawah level 3.730 yang akan mengakhiri trend bullish jangka pendek IHSG menuju area 3.679 – 3.618. Sementara resistance kini bergeser ke 3.775. Penembusan resistance tersebut akan membuka penguatan untuk menguji kembali area 3.811 – 3.830. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.730 – 3.775.

Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- IHSG merana jelang long weekend
- Koreksi IHSG masih berlanjut
- Waspada penutupan IHSG hari ini di bawah 4.110
- Sentimen regional membebani IHSG
- Tekanan jual pemodal asing, IHSG uji support 4.111
- Koreksi Dow, IHSG flat turun di 4.130-4.195
- IHSG mencoba bangkit
- Tren naik IHSG terancam sentimen global
- IHSG rawan koreksi
- Setelah tembus rekor, IHSG bisa tersendat
- Sentimen global bisa bantu IHSG
- IHSG mixed jelang data inflasi
- IHSG ikuti sinyal positif regional
- Earning lokal siap topang IHSG
- IHSG masih dalam konsolidasi



