IHSG masih berfluktuasi
Jakarta, Strategydesk - Dalam perdagangan hari ini, IHSG kemungkinan masih bergerak fluktuatif dan terjebak dalam kisaran terbatas. Pasca liburan kemarin, pembelian saham sepertinya mulai aktif kembali hari ini. Namun, karena faktor Bulan Ramadan, masih mempengaruhi aktivitas perdagangan.
Ditambah dengan kurang kuatnya laju bursa regional bisa membuat IHSG tersendat. Meski demikian, derasnya arus dana asing masih menjadi faktor yang menopangnya.
Wall Street menguat berkat laporan keuangan Wal-Mart dan Home Depot yang lebih baik dari prediksi. Data ekonomi yang cukup baik juga membantu sentimen. Namun sayangnya, bursa regional, yang sempat bergerak positif, mulai kehilangan lajunya.
Indeks Nikkei masih dibayangi oleh penguatan yen, yang selalu menjadi duri bagi saham eksportir. Indeks Kospi pun juga tidak mampu melaju banyak. Namun, sesi perdagangan masih panjang, kondisi bisa berubah.
IHSG memang beberapa kali mampu melawan arus di saat regional negatif. Namun, laju IHSG bisa semakin kencang bila regional positif. Alhasil, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat terbatas.
Sementara itu, saham Asia bergerak positif hari ini, menyusul penguatan Wall Street berkat laporan keuangan Wal-Mart dan Home Depot.
Namun, penguatan bursa regional terkikis saat ini. Indeks Nikkei kini hanya menguat 20 poin dan indeks Kospi hanya naik 4 poin. Penguatan yen masih menjadi batu sandungan besar bagi Nikkei. Meski begitu, penguatan bursa regional masih terbuka, selama tidak ada sentimen negatif.
Sayangnya, minimnya even hari ini akan membuat pasar kekurangan katalis yang dapat dijadikan alasan untuk melakukan pembelian. Memang, beberapa bursa saham di Asia sudah mengalami kejatuhan yang cukup tajam bahkan mencapai titik oversold. Namun, bila tidak didukung faktor yang solid, penguatan hanyalah sekejap.
Salah satu even terjadwal hari ini adalah BOE Minutes, yang sepertinya akan lebih berdampak ke pasar mata uang. Namun, pernyataan BOE mengenai ekonomi bisa mempengaruhi sentimen di bursa saham.
Review
Dalam perdagangan Senin lalu, yang cukup fluktuatif, IHSG berakhir flat. IHSG terombang-ambing baik di zona negatif maupun positif, meski dalam range yang masih terbatas. Kejatuhan bursa regional, menyusul data PDB Jepang yang mengecewakan, sempat mempengaruhi sentimen.
Pada awal perdagangan hari ini, IHSG dibuka negatif. IHSG tercatat melemah sebesar 0,31% ke level 3.043,550. IHSG berakhir negatif pada penutupan siang tadi. IHSG melemah sebesar 0,09% ke level 3.050,191. IHSG pada hari ini didominasi tekanan jual.
Namun mulai membaiknya sebagian bursa regional Asia mendorong IHSG menuju area positif. Selain itu, masih derasnya arus dana asing menopang IHSG.
Di akhir perdagangan Senin, IHSG ditutup melemah sebesar 0,01% dan bila dibandingkan dengan penutupan Jumat kemarin, melemah 0,411% di posisi 3052,599 dari posisi 3053,010.
Transaksi perdagangan Senin melonjak cukup tinggi seiring crossing yang dilakukan CIMB group terhadap saham CIMB niaga senilai Rp5,438 triliun. Volume perdagangan 6,296 miliar saham dengan nilai Rp6,443 triliun, dengan total transaksi sebanyak 33.014 kali. Investor asing mencatat pembelian bersih (net buy) sebesar Rp. 84,132 miliar.
Ulasan Teknikal
IHSG
IHSG memeperlihatkan kekuatan deangan memasuki area 2963 - 3002 yang menjadi area target kami pada pembahasan sebelumnya. Dengan mampu melakukan penutupan pada harga 2971.25 kami melihat target berikutnya adalah 2987 - 3021, beberapa indikasi pendukung akan potensi kenaikan tersebut terlihat dari indikator ichimoku memebentuk formasi extend ( lanjutan). Oscillator Stocahstic (52,5,10) berada di area jenuh beli dengan formasi flat. Kami melihat IHSG masih dalam tren naik dan berpotensi meraih harga tertinggi baru.Bila skenario diatas gagal maka kami menempatkan level koreksi di 2906.
Strategy:
Buy 2971 stop di bawah 2957 dengan area target 2987 - 3021
Sell break 2957 stop di atas 2971 dengan area target 2920 - 2906
Support : S3 : 2895.72, S2 : 2911.49, S1 : 2941.37
Pivot : 2957.14
Resistance : R1 : 2987.02, R2 : 3002.79, R3 : 3032.67
Rekomendasi
PTBA
Moving average 55 dan 200 masih memperlihatkan potensi downtrend bagi PTBA. Hal ini didukung pula dengan indikator RSI dan stochastic yang masih dalam area negatif. Namun untuk jangka pendek terlihat adanya potensi rebound setelah harga tertahan pada support double bottom-nya di 16.050. Selain itu, potensi uptrend juga terlihat dari harga yang sudah berada di atas MA 10. Kami melihat adanya peluang bagi PTBA untuk rebound menuju area resistance-nya di 16.600 – 16.800. Rebound akan berlanjut jika resistance tersebut mampu ditembus, untuk proyeksi rebound selanjutnya di area 17.250 – 17.650. Sebaliknya jika harga gagal menembus resistance tersebut, pullback selling akan terjadi yang bisa memungkinkan adanya koreksi untuk kembali menemui support-nya di 16.050. Penembusan harga di bawah support bisa memberikan koreksi lebih jauh menuju area 15.550 – 15.500 (area Fibonacci extension 161.8%). Rekomendasi : Hold, stop loss 16.050, target 16.600 – 16.800. Support : 16.280, 16.050. Resistance : 16.600, 16.800.
TBLA 
Pembentukan garis uptrend channel masih memberi potensi bullish bagi TBLA, yang didukung pula dengan MA 200 dan 55 yang masih uptrend. Selain itu, indikator RSI yang masih berada di area positif, serta stochastic yang berpeluang golden cross bisa mendukung pola uptrend tersebut. Harga saat ini masih tertahan pada MA 10 di level 378. Konfirmasi rebound akan didapat jika harga mampu bergerak di atas MA 10 tersebut, untuk proyeksi rebound menuju upper channel resistance di area 400. Sebaliknya, jika terjadi breakout pada level support channel di 365, maka pola bullish tersebut akan gagal, dan harga berpotensi terkoreksi lebih jauh menuju area 335 – 330. Rekomendasi: Hold, stop loss 365, target 400. Support : 365, 350. Resistance : 380, 400.
Stock Screener
Ket : B = Buy, S = Sell, H = Hold, N = Netral
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Dow koreksi, IHSG makin tertekan
- IHSG uji resisten 4.025-4.038
- IHSG berfluktuasi, profit taking mengancam
- IHSG tembus 3.960, target berikutnya 3.992-4.025
- IHSG flat naik di kisaran 3.890-3.960
- IHSG rebound, uji resisten 3.950
- IHSG terseret signal negatif DJI
- Regional tidak bertenaga, IHSG kembali meredup
- IHSG terbantukan hijaunya Asia
- Koreksi IHSG berlanjut?
- IHSG Terus Cetak Level Tertinggi Tahun Ini
- Faktor Eksternal & Internal Bawa IHSG Terus Melaju
- IHSG Coba Level Tertinggi Tahun Ini
- IHSG Menguat Terbatas, Eropa Masih Jadi Fokus
- Downgrade 9 negara zona euro, IHSG lesu



