IHSG Coba Level Tertinggi Tahun Ini

Tanggal January 18, 2012 / 9:13 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Kenaikan sebesar 0,48% yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) jelas-jelas 'mengengecewakan' pelaku pasar di Asia yang kemarin sebagian besar diantaranya naik diatas 2%. Kondisi ini membuat indeks di kawasan Asia pagi ini hanya bergerak flat naik pada kisaran sempit.
Kondisi serupa juga diperkirakan akan terjadi pada IHSG yang kemarin kembali sempat mencetak level tertinggi baru di tahun ini. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak bervariasi pada kisaran 3930-4025. Hanya penutupan dibawah 3930 akan menjadi sentimen negatif.

Global Outlook
P
ergerakan bursa Asia cenderung mixed, kendati bursa saham di AS ditutup dizone positif. Tapi sebagian pasar menilai kenaikan bursa saham di AS ini tidak sesuai harapan karena bursa Asia yang menorehkan penguatan tajam dampak dari data ekonomi China dan Jerman.
Faktor yang mungkin menghambat laju indeks kali ini datang dari sektor keuangan menyusul laporan keuangan Citigroup yang mengecewakan. Kekhawatiran kembali muncul bahwa laporan keuangan Goldman Sach yang dijadwalkan hari ini diperkirakan kurang baik. Selain itu, adanya jadwal lelang obligasi Portugal dan hasil pembicaraan restrukturisasi utang Yunani.
Ekonomi China tumbuh pada tingkat terlambat dalam 2,5 tahun terakhir, dan terindikasi menuju perlambatan yang lebih tajam di bulan-bulan mendatang seiring merosotnya ekspor dan lesunya pasar properti.
PDB selama kuartal kempat tumbuh 8,9% dari tahun lalu, Biro Statistik China melaporkan kemarin di Beijing.  Angka itu melambat dari kinerja kuartal ketiga yang 9,1%, tapi lebih baik dari prediksi 8,7%. Ini merupakan pertama kalinya angka pertumbuhan jatuh ke bawah 9% sejak pertengahan 2009.
Data ini sepertinya tidak memuaskan beberapa kalangan, yang berharap angka cukup rendah untuk dijadikan alasan kuat pelonggaran kebijakan atau cukup tinggi untuk mengurangi kekhawatiran kinerja ekonomi terbesar kedua dunia itu akan memburuk. Tapi minimal laporan ini bisa menambah desakan ke Beijing untuk meluncurkan kebijakan yang dapat melindungi eknomi dari efek global.
Selama 2011, pertumbuhan Ekonomi China mencapai 9,2%, melambat tajam dari 2010 yang 10,4%. Angka pertumbuhan kuartal keempat merupakan yang terendah sejak kuartal kedua 2009, ketika ekonomi global terjerumus ke resesi.
Meski mengindikasikan soft landing, data itu juga menimbulkan ekspektasi Beijing akan melanjutkan pelonggaran kebijakannya. Investor juga menyambut baik prospek membaiknya kondisi likuiditas menyusul laporan dari China Securities Journal bahwa pemerintah akan menginvestasikan dana pensiun hingga 100 miliar yuan ke pasar modal domestik.

Review IHSG
I
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menebus kekalahannya yang terjadi pada hari sebelumnya. Kemarin (Selasa 17/01/12), IHSG ditutup menguat  1,15% ke level 3.954,755.
Kekahwatiran krisis Eropa yang sebelumnya sempat membuat investor gamang mulai mereda. Beberapa data positif baik dari regional maupun global berhasil memberi sentimen positif bagi IHSG.
Sentimen positif tersebut anatara lain datang dari China, yang merilis data PDB yang mengalami pertumbuhan sebesar 8,9%. Sementara dari Eropa, lelang obligasi Perancis yang sukses menghapus kekhawatiran downgrade yang sebelumnya muncul.
Sepuluh indeks sektoral kompak menghijau. Kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor industri dasar sebesar 1,7%, sektor industri lain-lain sebesar 1,52%, dan sektor pertambangan sebesar 1,48%.
saham-saham yang naik antara lain: PT Kimia Farma (KAEF), PT Renuka Coalindo (SQMI), dan PT Schering Plough Indo (SCPI).
Sedangkan saham-saham yang turun antara lain: PT Humpuss Intermoda (HITS), PT Lionmesh Prima (LMSH), dan PT Perdana Bangun Pusaka (KONI).

Ulasan Teknikal
IHSG

P
ola bullish engulfing yang terbentuk menjadi indikasi reversal setelah sebelumnya seller menguasai perdagangan. IHSG saat ini sudah berada pada garis resistance di 3.954 dan berpeluang melakukan breakout. Indikator stochastic yang kembali menunjukkan bullish crossover turut mendukung adanya penetrasi atas resistance. Jika resistance ditembus, maka target kenaikan IHSG selanjutnya akan berada di area 4.050 – 4.150. Sementara level support kini bergeser ke area 3.925. Penembusan level support tersebut akan membawa IHSG melanjutkan pola flat-nya di area 3.954 – 3.890. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.925 – 4.000.

R3    4,016
R2    3,986
R1    3,970
   
Pivot    3,940
   
S1    3,925
S2    3,895
S3    3,879

Stock Pick
BIPI

M
oving average yang bergerak yang bergerak di bawah harga menunjukkan bahwa trend utama BIPI masih bullish. Adapun indikator stochastic yang golden cross, serta terbentuknya pola white candlestick setelah harga berhasil menembus resistance di 215 menjadi indikasi bullish continuation. Kami masih melihat potensi penguatan BIPI untuk meraih target FR 261.8% di area 260.
Rekomendasi     : Buy, stop loss 210, taregt 250
Support     : 215, 198
Resistance     : 225, 260

GGRM

M
oving average menunjukkan bahwa trend GGRM sedang bergerak bearish. Namun begitu, terlihat bahwa saat ini harga masih tertahan di area Fibonacci retracement 50%. Indikator stochastic pun terlihat ovrsold dan berpeluang golden cross. Sementara pola candlestick yang menyerupai hammer, mengisyaratkan sinyal reversal. Untuk itu, kami melihat bahwa jika support GGRM di 57.100 mampu dipertahankan, GGRM mempunyai rebound menuju area 59.100 – 61.000.
Rekomendasi     : Buy, stop loss 57.000, taregt 59.000
Support                : 57.100, 55.100
Resistance          : 59.100, 62.050

Rekomendasi
Stock Screener

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account