IHSG berpeluang lanjutkan kenaikannya

Tanggal September 02, 2010 / 9:05 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - IHSG kemungkinan dapat melanjutkan kenaikannya, di tengah masih positifnya bursa global. Wall Street rally, di mana indeks Dow Jones berhasil membukukan kenaikan sebesar 254 poin, berkat data manufaktur AS yang lebih baik dari prediksi. Data manufaktur China juga membantu sentimen di bursa AS itu. Kedua data tersebut mengurangi kecemasan mengenai perlambatan ekonomi global.
Penguatan Wall Street dan data manufaktur AS itu pun mengangkat bursa saham Asia.  Indeks Nikkei terlihat melanjutkan penguatannya. Namun, masalah yen masih membayangi pergerakannya.
Meski demikian, sentimen global yang masih positif ini akan memberikan dorongan ke pelaku pasar untuk memburu saham.  Dalam perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatannya. Apalagi bila investor asing masih memiliki minat untuk memborong saham. Dalam perdagangan kemarin, mereka kembali mencatat pembelian bersih.
Saham unggulan kemungkinan masih menjadi buruan dan penggerak indeks. Saham bank dan properti sepertinya masih menjadi pilihan menyusul inflasi yang relatif terkendali dan kepastian BI belum berencana menaikan suku bunganya.
Saham ritel dan konsumen sepertinya juga masih layak dikoleksi, menjelang lebaran, di mana penjualan cenderung meningkat. Saham seperti PT Matahari Putra Prima (MPPA), PT Ramayana Lestari Sentosa (RALS) dan Mitra Adi Perkasa (MAPI), atau emiten lainnya seperti Unilever (UNVR) dan Mayora (MYOR).
Sementara itu, saham Asia bergerak positif hari ini, menyusul penguatan Wall Street dan data manufaktur AS yang lebih baik dari prediksi.
Indeks ISM manufaktur ternyata naik ke 56,3 di Agustus dari 55,5 bulan sebelumnya. Angka Agustus itu lebih baik dari prediksi 52,8. Data ini mengurangi kecemasan mengenai perlambatan ekonomi AS.
Meski membaik, sentimen pasar masihlah rentan. Oleh karena itu,  penguatan sewaktu-waktu bisa terkikis.   Selama sentimen masih tetap terjaga, penguatan sepertinya akan berlanjut. Namun, pelaku pasar masih mewaspadai beberapa data dan even yang akan datang, salah satunya data ketenagakerjaan AS besok.
Data lapangan kerja swasta AS, yang diumumkan semalam, menunjukan penurunan. Data dari ADP itu memperlihatkan lapangan kerja di sektor swasta berkurang sebanyak 10.000 di Agustus, padahal prediksinya naik 15.000. Hal ini tentu bisa meningkatkan kecemasan pasar mengenai data payroll Jumat nanti.
Data terjadwal untuk hari ini adalah PDB zona euro, yang diperkirakan tidak mengalami revisi. Namun,. revisi turun bisa membahayakan sentimen pasar. Setelah itu perhatian pasar akan tertuju ke hasil rapat reguler ECB. Pasar akan mencermati pernyataan Presiden Jean-Claude Trichet seputar ekonomi dan kebijakannya.
Data AS yang akan diumumkan malam ini antara lain initial jobless claims dan pending home sales. Data yang lebih baik dari prediksi akan membantu sentimen di Wall Street.

Review
Dalam perdagangan kemarin, IHSG berhasil mencatat rebound signifikan, seiring membaiknya sentimen global. Data manufaktur China dan PDB Australia mendorong aksi bargain hunting di bursa saham Asia.
Di awal perdagangan, IHSG sempat terseret ke zona merah. Namun, berhasil balik arah dan berhasil naik 11 poin di akhir sesi I. Di sesi selanjutnya, laju IHSG semakin kencang menyusul data inflasi yang lebih rendah dari prediksi. Penguatan saham Eropa memberi dorongan ekstra. 
IHSG ditutup menguat 53,432 poin, atau 1,73%, di 3.134,316. Sedangkan indeks LQ45 naik 12,069 poin, atau 2,07%, ke 593,383. Sebanyak 142 saham menguat, 65 saham melemah dan 80 saham flat.  Secara sektoral, semua mencatat hasil positif, dipimpin aneka industri, yang naik 3,79%.
Volume perdagangan mencapai 5,245 miliar lembar saham dengan nilai Rp 4,754 triliun. Investor asing mencatat pembelian bersih (net buy) sebesar Rp. 122,120 miliar.

Ulasan Teknikal
IHSG


Rally pada hari kemarin dengan meraih harga tertinggi di 3135 tertahan di resisten 3146 yang menjadi triger kenaikan selanjutnya. Potensi hari ini bila mampu menembus dan ditutup di atas 3145 maka arah TREN NAIK SKALA KUAT yang sedang berjalan pada IHSG akan berjalan lagi dengan target 3174 - 3200.

Trend Strength : Bullish (STRONG), kemarin : 80 %, hari ini : 100 % (Terjadinya kenaikan presentase tren )
 
Strategy:

Buy 3135, stop 3117 dengan target 3174
Buy break 3146, stop di dibawah 3140 dengan target 3200

Support S3 : 3045.31, S2 : 3063.40, S1 : 3099.36
Pivot : 3117.45
Resistance : R1 : 3153.41, R2 : 3171.50, R3 : 3207.46

Rekomendasi
JSMR


Moving average yang bergerak uptrend menunjukkan bahwa secara tren JSMR masih bullish. Namun begitu, potensi koreksi masih terbuka mengingat indikator RSI dan stochastic sudah menunjukkan overbought. Selain itu, saat ini harga mendekati area resistance di 3025. Kami melihat bahwa jka harga gagal menembus resistance tersebut, JMSR berpotensi terkoreksi menuju support-nya di area 2750. Penembusan harga di bawah support tersebut bisa membawa koreksi lebih jauh dan merubah tren jangka pendek JSMR menjadi bearish, untuk target di area 2460. Sebaliknya jika resistance ditembus, maka alur bullish JSMR akan berlanjut (continuation) untuk target bullish selanjutnya di area 3300. Rekomendasi : Hold, and buy break at resistance level 3025, stop loss 2950, target 3300. support  : 2850, 2750. Resistance : 2975, 3025.

ASRI

Moving average 55 dan 10 masih downtrend, menunjukkan tren masih tetap bearish. Namun begitu, sinyal reversal kini mulai terlihat dimana stochastic berpeluang golden cross, sementara RSI beranjak uptrend. Saat ini harga masih tertahan pada garis resistance-nya di 187, yang juga merupakan area MA 10. Tren reversal bisa terjadi jika resistance tersebut mampu ditembus untuk menguji target bullish jangka pendek di area 197. Namun, alur bearish ASRI bisa berlanjut bila harga kembali bergerak di bawah garis support di 178. untuk proyeksi bearish selanjutnya di area 156, yang juga menrupakan target Fibonacci extension 161.8%. Rekomendasi : Buy break 187, stop loss 183, target 197. Support : 183, 178. Resistance : 187, 194.

Stock Screener


Ket : B = Buy, S = Sell, H = Hold, N = Netral

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account