Hasil Stress test belum yakinkan pasar

Tanggal July 18, 2011 / 12:34 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Krisis utang Eropa dan kerentanan perbankan kawasan itu masih terkait. Pertama, bank yang kolaps menggerus anggaran pemerintah. Kini, pemerintah dengan fiskal buruk menekan sektor perbankan.

Hasil stress test, yang memperlihatkan delapan bank, termasuk lima dari Spanyol, gagal, tidak mengubah dinamika itu. Alhasil, transparansi yang diberikan dari publikasi hasil keterkaitan bank dengan aset berisiko lebih penting dari hasil tes itu sendiri.

Seperti yang dikhawatiran, data dari Otoritas Perbankan Eropa (EBA) menunjukkan bank Yunani, Irlandia dan Portugal merupakan yang paling tereksposur dengan utang dari negara masing-masing, 61% di kasus Yunani, 61% di Irlandia dan 63% di Portugal.

Eksposur ke surat utang pemerintah Italia dan Spanyol tidak tercantam dalam data EBA. Tapi, analis dari Goldman Sachs menunjukkan bank-bank di Eropa memegang sekitar 552 miliar euro obligasi Italia dan 184 miliar euro obligasi Spanyol.

Tanda lulus atau gagal kemungkinan dianggap seperti menggarami laut karena kriteria yang digunakan dan waktu analis terlihat sudah usang. Analis EBA berdasarkan laporan keuangan bank akhir tahun lalu, lebih dari enam bulan yang lalu. Meski hanya delapan bank yang gagal tes itu hanya perlu mengumpulkan 2,5 miliar euro, jumlah riil kemungkinan akan lebih substansial.

Pandangan EBA dalam skenario guncangan pasar, yang mencakup kontraksi PDB sebesar 4% selam dua tahun, gejolak harga properti, suku bunga dan surat utang, belumlah cukup menekan bagi beberapa, karena itu sudah pernah dialami.

Otoritas tidak memasukkan kemungkinan default Yunani dalam analisa skenario terburuk mereka, seperti yang diharapkan pasar terutama karena para menteri keuangan zona euro sudah menerima kemungkinan itu.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account