Hasil lelang Jerman tak bantu euro

Tanggal January 05, 2012 / 9:36 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Euro kembali terjungkal ke bawah $1,30 kemarin, setelah lelang obligasi Jerman yang sukses tidak mampu mengurangi kekhawatiran pasar mengenai masalah utang Eropa.
Jerman berhasil melelang 4,06 miliar euro obligasi tenor 10 tahun dengan yield 1,93%, turun dari 1,98% dalam lelang Nopember. Obligasi Jerman memang dipandang sebagai aset yang relatif lebih aman dibanding negara Eropa lainnya. Hal ini karena keuangan pemerintah Jerman dianggap terkuat di Eropa. Tapi potensi beban membantu negara lain dalam bentuk bailout menimbulkan pertanyaan mengenai prospek keuangannya.
Hasil lelang itu tak menggugah pelaku pasar untuk mengangkat euro. Mereka justru melepasnya karena lebih banyak berita negatif, yang memperkuat kecemasan krisis utang akan memburuk dan para pemimpin Eropa kesulitan membendungnya. Salah satunya adalah data yang memperlihatkan inflasi Eropa melambat. Inflasi tahunan naik 2,8% di Desember, dibandingkan 3% di Nopember.  Data lainnya memperlihatkan indeks PMI jasa zona euro tetap berada di bawah 50, yang berarti kontraksi.
Bank terbesar Italia mengatakan perlu menambah modal lagi. UniCredit SpA berencana mengumpulkan 7,5 miliar euro melalui penjualan saham dengan diskon, mengindikasikan bank itu amat butuh suntikan dana. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan banyak bank lain yang harus mencari tambahan modal. 
Sehari setelah Spanyol mengumumkan defisit anggarannya kemungkinan lebih besar dari estimasi, pasar terkejut dengan berita pemerintah regional Valencia terlambat membayar utang 123 miliar euro ke Deustche Bank. Hal ini menambah spekulasi negara itu akan terpaksa meminta bailout.
Semua berita itu menggerus penguatan euro yang dicatat pada sesi sebelumnya. Euro semalam melemah hingga $1,2896, terancam mendekati $1,2857, level terendah dalam 15 bulan terakhir yang dicapai minggu lalu. Terhadap yen, euro jatuh ke 99,03, level terendah dalam 11 tahun terakhir. Sterling dan aussie turut melemah, meski tidak seburuk euro.
Perhatian pasar kini tertuju ke lelang obligasi Perancis, yang berencana mengumpulkan 8 miliar euro dengan menjual obligasi tenor 10 dan 30 tahun. Lelang ini akan menjadi ujian bagi Perancis di tengah isu ratingnya terancam downgrade. Selain itu, pasar juga akan mencermati serangkaian data ekonomi seperti indeks PMI jasa China dan Inggris, serta industrial new orders zona euro. Di AS, initial jobless claims dan ADP Employment Change. Data yang bagus mungkin bisa mengurangi sentimen negatif di pasar.

Rekomendasi
EUR-USD


USD-JPY


GBP-USD


USD-CHF


AUD-USD




Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account