Hang Seng turun 0,11%
Jakarta, Strategydesk - Indeks Hang Seng berakhir negatif hari ini, kejatuhan untuk keempat sesi berturut-turut, menyusul anjloknya Wall Street dan data perumahan AS yang buruk.
Existing home sales merosot 27,2% di Juli, jauh lebih besar dari prediksi 13,4%.Penurunan tajam itu membuat penjualan anjlok ke level terendah dalam 15 tahun terakhir. Data itu meningkatkan kecemasan mengenai pemulihan ekonomi global.
Indeks Hang Seng ditutup melemah 23,73 poin, atau 0,11%, di 20.634,98. Sedangkan indeks H-Shares, atau perusahaan China yang listing di Hong Kong, turun 0,7% ke 11.495,79.
Saham komoditas bertumbangan menyusul kejatuhan indeks harga logam di London. London Metal Exchange Index, yang mengukur harga 6 logam termasuk tembaga dan aluminium, turun 1,6% kemarin. Hal ini menekan saham sepetti Aluminium corp of China, atau Chalco, Jianxi Copper.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Gara-gara Yunani, Hang Seng flat
- Nikkei Koreksi Karena Isu Yunani
- Profit taking, Yunani tekan Hang Seng
- Data payroll AS angkat Nikkei
- Antisipasi payroll, Hang Seng turut flat
- Jelang payroll, Nikkei & Kospi koreksi
- Hang Seng naik 2%, bank rally
- Nikkei, Kospi melaju berkat data manufaktur dunia
- Data PMI China Mixed, Hang Seng koreksi
- Nikkei stabil, meski earning buruk
- Hang Seng naik 1,1%
- Nikkei flat, naik 4% selama Januari
- Hang Seng terkoreksi 1,7%
- Penguatan yen pukul Nikkei
- Ekspor meningkat, Hang Seng menanjak



