Hang Seng tumbang 1,1%
Jakarta, Strategydesk - Indeks Hang Seng tumbang hari ini, ikut terseret kejatuhan regional, di tengah kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa dan perlambatan ekonomi China, ditambah dengan wafatnya pemimpin Korea Utara.
Indeks dibuka melemah, sebelum pengumuman kematian Kim Jong-Il, karena kekhawatiran mengenai Eropa dan kekecewaan China tidak mengumumkan pelonggaran lebih lanjut. Jumat lalu, sempat ada spekulasi China akan mengumumkan langkah untuk membantu harga saham.
Kejatuhan semakin tajam setelah berita wafatnya orang nomor satu Korut itu. Kim wafat karena serangan jantung ketika dalam perjalanan kereta Sabtu lalu, media setempat melaporkan, memicu kekhawatiran mengenai stabilitas politik dan program nuklir Korut.
Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,18% di 18.070,2. Sedangkan indeks H-Shares turun 1,4%.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000
- Selama 5 sesi, Hang Seng jatuh
- Karena Yunani, Nikkei & Kospi jatuh lagi



