Gubernur SNB lengser akibat istri main valas
Jakarta, Strategydesk - Gubernur Bank Sentral Swiss (SNB) terpaksa lengser setelah mengakui ia tidak bisa membuktikan perdagangan valas kontroversial senilai $500.000 yang dilakukan istrinya tanpa sepengetahuan dirinya.
Phillip Hildebrand mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Gubernur, dengan mengatakan ia tidak bisa menyediakan bukti konklusif untuk menunjukkan ia tidak tahu perdagangan valas istrinya Agustus lalu.
Dalam pernyataannya, SNB mengatakan menyesali keputusan dan kejadian ini. Thomas Jordan, sang Wakil Gubernur, akan menjadi Pjs Gubernur. Hildebrand juga akan mengundurkan diri dari jabatan internasional seperti Deputi Ketua Dewan Stabilitas Finansial.
Transaksi valas kontroversial yang dilakukan oleh Kaysha Hildebrad pada keterkaitannya dengan intervensi dramatis oleh SNB untuk meredam apresiasi franc Swiss. Investigasi oleh PricewaterhouseCoopers menunjukkan Ny. Hildebrand membeli dollar AS hingga $504.000 pada 15 Agustus lalu, beberapa minggu sebelum SNB menetapkan batas nilai tukar franc. Auditor itu juga menemukan transaksi penjualan dollar dilakukan oleh Ny. Hildebrand pada 4 Oktober, yang menghasilkan keuntungan 64.000 franc.
Ny. Hildebrand, yang mengelola bisnis seni international, minggu lalu mengatakan keputusannya melakukan transaksi itu termovitasi oleh murahnya nilai dollar. Keputusannya itu, katanya, juga didasari oleh pengalamannya sebagi professional keuangan. Dalam pernyatannya kemarin, ia mengatakan telah mengecewakan suaminya dengan tidak mempertimbangkan persepsi konflik kepentingan.
Sementara itu, Phillip sendiri mengatakan ia menjadi korban permainan politik yang didalangi oleh kubu ultranasionalis, yang tidak suka dengan kebijakan mata uangnya.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik
- Fitch anggap default Yunani tak terelakkan
- Kecemasan orang Amerika, pekerjaaan, utang & politisi
- Gubernur SNB lengser akibat istri main valas
- Efek Eropa, IMF akan pangkas proyeksi PDB global
- Soros: Krisis Eropa lebih buruk dari 2008
- Yunani: Kita bisa keluar dari zona euro dalam 3 bulan
- Rating Obama akhirnya membaik
- Roubini: Tahun depan, situasi memburuk
- The Fed: Ekonomi tumbuh moderat, belum perlu stimulus baru



