Faktor eksternal dan internal dukung laju IHSG
Jakarta, Strategydesk - IHSG kemungkinan bisa melanjutkan penguatannya, didukung baik dari faktor eksternal maupun internal. Meski masih terbatas, beberapa indeks regional mulai bergerak positif. Kejatuhan tajam di beberapa sesi sebelumnya membuka peluang untuk bargain hunting. Terbatasnya laju indeks tersebut disebabkan oleh minimnya katalis dari sisi fundamental.
Bila saham Asia mampu melaju signifikan, akan mengangkat sentimen di bursa lokal. Pergerakan saham Eropa juga kadang mempengaruhi, di mana kenaikan akan memberi dorongan ekstra.
Pergerakan IHSG juga masih didukung oleh derasnya arus dana asing yang mengalir ke bursa. Kinerja ekonomi domestik yang cukup baik menjadi alasan yang mendorong investor asing mencoba peruntungan di bursa lokal.
Faktor lain yang dapat membantu adalah pendatang baru di bursa Berau Coal (BRAU), yang listing hari ini. Kemarin, permintaan saham perdana atau IPO BRAU mencatat kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 40 kali. Hal ini mengindikasikan tingginya animo investor terhadap saham tersebut.
Kedatangan emiten baru di bidang batu bara ini sepertinya bisa mengangkat saham sejenis lainnya. Namun, di tengah kejatuhan harga baru bara dunia, penguatan kemungkinan hanya sementara.
Sementara itu, saham Asia bergerak positif hari ini, namun masih terbatas karena minimnya katalis. Selain itu, kecemasan mengenai ekonomi global belum sepenuhnya sirna.
Penguatan ini tidak lepas dari aksi bargain hunting menyusul kejatuhan di beberapa sesi sebelumnya. Indeks Nikkei dan indeks Kospi saat ini naik masing-masing 0,7%. Namun, pergerakan indeks Nikkei masih dibayangi oleh masalah yen, yang meski melemah tetap dekat level tertingginya dalam 15 tahun terakhir.
Indeks Hang Seng juga berpotensi untuk menguat. Namun, isu rencana Beijing untuk semakin memperketat sektor properti masih menjadi duri.
Dengan usainya musim laporan keuangan, fokus pasar tertuju ke berita makroekonomi, terutama dari negara besar seperti AS dan China. Tanpa didukung faktor fundamental yang solid, penguatan akan terbatas dan bersifat sementara.
Data ekonomi terjadwal hari ini di antaranya penjualan ritel Inggris.Sedangkan di AS antara lain initial jobless claims, leading indicator dan Philadelphia Fed. Bila data ini mengurangi kecemasan mengenai ekonomi AS, Wall Street akan bergerak positif.
Review
Dalam perdagangan kemarin yang fluktuatif, IHSG akhirnya berhasil merapat di zona positif. Kinerja ini tidak lepas dari derasnya arus dana asing.
Di awal perdagangan, IHSG sempat melemah tipis, pergerakannya tersendat di tengah lesunya bursa regional, meski Wall Street mencatat kenaikan yang cukup tinggi. Namun, di sesi siang, IHSG berhasil merangkak naik berkat aksi beli selektif.
IHSG ditutup menguat 19,488 poin, atau 0,64%, di 3.072,087. Sedangkan indeks LQ-45 naik 3,38 poin, atau 0,58%, ke 582,926. Sebanyak 117 saham menguat, 106 saham melemah dan 69 saham flat.
Secara sektoral, sebagian besar mencatat hasil positif, kecuali perkebunan, yang turun 0,58% dan perdagangan, yang turun 0,47%. Sektor yang mencatat kenaikan terbesar adalah aneka industri yaitu 2,40%.
Volume perdagangan mencapai 2,312 miliar lembar saham dengan nilai Rp 2,109 triliun.
Ulasan Teknikal
IHSG
Tidak mampu ditembusnya dan ditutup dibawah 3042 yang maenjadi pivot mingguan pada pergerakan IHSG menjadi titik kegagalan koreksi IHSG yang kami bahas pada hari kemarin. IHSG gagal koreksi dan balik arah menjadikan momentum kekuatan tren baru. ditutup di harga 3072 membuka cara pandang kami pada wacana tren naik, dimana IHSG sekarang bergerak dalam TREN NAIK SKALA KUAT. Seluruh element Ichimoku menyarankan pada posisi beli, baik dimulai dari chikouw span, tenkan sen , kijun sen, current kumo, future kumo mengarah pada kekuatan naik. Indikasi TREN NAIK SKALA KUAT didukung oleh oscillator stochastic yang membentuk pola cross up (NAIK)
Trend Strength : Bullish (STRONG), kemarin : 80 %, hari ini : 100 % (Terjadinya kenaikan presentase tren)
Strategy:
Beli 1 : 3072 , stop di 3042 dengan target 3031 ( untuk target bulanan di 3181)
Beli 2 : 3053 , stop di 3043 dengan target 3031 ( untuk target bulanan di 3181)
Support : S3 : 3026.32, S2 : 3035.77, S1 : 3053.93
Pivot : 3063.38
Reistance : R1 : 3081.54, R2 : 3090.99, R3 : 3109.15
Rekomendasi
INKP
Pola long white candlestick yang disertai dengan meningkatnya volume ketika terjadi breakout pada garis resistance telah memberikan konfirmasi bullish bagi INKP. Pola bullish INKP juga terlihat dari moving average yang mulai bergerak uptrend. Indikator RSI dan stochastic pun masih mendukung adanya kenaikan tersebut. Kami masih melihat potensi kenaikan INKP untuk kembali menguji target bullish-nya di 2200, yang sekaligus menjadi resistance kuatnya. Penembusan harga di atas resistance tersebut bisa membawa kenaikan yang lebih jauh menuju area 2400 (Fibonacci extension 161.8%). Sementara ruang koreksi kemungkinan berada di area 2000 (Support triangle dan Fibonacci retracement 61.8%). Rekomendasi : Buy on support 2000, stop loss 1950, target 2200. Support : 2000, 1950. Resistance : 2100, 2200.
SMCB
Pembentukan garis congestion pada tren jangka pendek memperlihatkan bahwa harga sedang mengalami konsolidasi di tengah tren bullish jangka menengah. Namun begitu, tanda-tanda adanya bullish continuation untuk jangka pendek mulai terlihat di mana stochastic oversold dan berpeluang dead cross, sementara RSI mulai beranjak uptrend, ditambah dengan Moving average yang mulai bullish. Harga saat ini masih tertahan pada resistance congestion-nya di 2325. Konfirmasi bullish tersebut akan didapat jika terjadi breakout pada resistance tersebut, untuk target bullish selanjutnya di area 2425 (resistance triangle untuk jangka menegah). Rekomendasi : Buy break 2325, stop loss 2225, target 2425. Support : 2250, 2225. Resistance : 2325, 2425.
Stock Screener 
Ket : B = Buy, S = Sell, H = Hold, N = Netral
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Tekanan jual terus menaungi IHSG
- IHSG belum pulih dari tren turunnya
- Dow koreksi, IHSG makin tertekan
- IHSG uji resisten 4.025-4.038
- IHSG berfluktuasi, profit taking mengancam
- IHSG tembus 3.960, target berikutnya 3.992-4.025
- IHSG flat naik di kisaran 3.890-3.960
- IHSG rebound, uji resisten 3.950
- IHSG terseret signal negatif DJI
- Regional tidak bertenaga, IHSG kembali meredup
- IHSG terbantukan hijaunya Asia
- Koreksi IHSG berlanjut?
- IHSG Terus Cetak Level Tertinggi Tahun Ini
- Faktor Eksternal & Internal Bawa IHSG Terus Melaju
- IHSG Coba Level Tertinggi Tahun Ini



