Euro stabil, tetap rentan
Jakarta, Strategydesk - Euro masih stabil hari ini, ditopang oleh beberapa berita positif dari Eropa. Tapi penguatan ini kemungkinan hanyalah sementara.
Euro terangkat menyusul lelang sukses Yunani dan Austria. Euro juga menguat setelah Fitch Ratings mengatakan tidak akan memangkas rating top Perancis tahun ini, mengindikasikan ratingnya masih aman. Tapi dengan Perancis dan 14 negara zona euro lainnya masih dalam evaluasi Standard & Poor’s, euro tidak mampu melanjutkan penguatan yang diraihnya.
Euro bertengger di $1,2772, belum banyak berubah dari level penutupan New York dini hari tadi. Euro terjungkal ke level terendah dalam 16 bulan terakhir, $1,2665, Senin lalu. Terhadap yen, euro berada di 98,13, perlahan menjauhi level terendah dalam 11 bulan terakhir. Pelaku pasar mengurangi posisi short terhadap euro berkat hasil lelang Yunani dan Austria, serta berita soal amannya rating Perancis, untuk sementara.
Namun pelaku pasar tetap punya sentimen negatif terhadap euro dengan menjualnya terhadap mata uang komoditas. Hal ini membuat euro jatuh ke rekor terendahnya terhadap aussie, di A$1,2353. Terhadap dollar Kanada, euro merosot sampai C$1,2965. Selain karena kenaikan harga komoditas, aussie terbantu oleh ekspektasi Beijing akan melonggarkan kebijakan moneternya, yang dapat mendorong pertumbuhan.
Sentimen pasar masih tetap negatif terhadap euro karena belum adanya resolusi jelas untuk mengatasi krisis utang Eropa. Pertemuan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Direktur IMF Christine Lagarde hanya menghasilkan retorika. Mereka memang membahas upaya untuk mengatasi krisis dan perkembangan di Yunani, tapi tidak ada hal yang baru.
Euro masih rentan akan gejolak menjelang beberapa even penting dari Eropa selama beberapa hari ke depan. Sulit bagi euro untuk bisa kembali ke $1,30 tanpa adanya faktor pendukung yang solid. Untuk hari ini, ada data PDB Jerman untuk 2011, yang diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan 3,0%, melambat dari tahun lalu 3,6%. Data yang bagus mungkin bisa menjadi katalis yang mengangkat euro.
ECB akan mengumumkan keputusan suku bunga besok, kemungkinan tidak berubah, tetap di 1%. Tapi di tengah ancaman resesi, ECB cepat atau lambat harus memangkas rate lagi. Di hari yang sama, Spanyol dan Italia akan menggelar lelang obligasi. Lelang obligasi di kedua negara itu dicermati, apakah terjadi kenaikan yield, atau permintannya rendah.
Rekomendasi
EUR-USD
USD-JPY
GBP-USD
USD-CHF
AUD-USD
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (18 Mei 2012)
- Krisis Yunani & Spanyol terus tekan euro
- Euro rebound, tapi masih rentan
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (16 Mei 2012)
- Krisis Yunani memburuk, euro terpuruk
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (15 Mei 2012)
- Kisruh politik Yunani masih bebani euro
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (14 Mei 2012)
- Yunani makin goyang, euro terguncang
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (11 Mei 2012)
- Euro dibayangi krisis Yunani & Spanyol
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (10 Mei 2012)
- Euro masih merana, aussie melesat
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (09 Mei 2012)
- Gejolak politik Yunani tekan euro



