Euro stabil dengan fokus Yunani, ECB
Jakarta, Strategydesk - Euro tak banyak berubah, masih tertahan di kisaran $1,32 di saat pasar menantikan perkembangan baru dari Yunani yang sedang berjuang mencegah default berantakan.
Di Athena, pemerintah dan oposisi bekerja menyamakan pandangan soal langkah-langkah pengetatan anggaran yang dituntut kreditor internasional. Setelah tiga hari drama, kedua belah pihak mencapai kesepakatan tentatif yang dibutuhkan untuk mendapatkan bailout kedua senilai 130 miliar euro. Tapi pembicaraan masih berlanjut.
Meski sudah ada titik terang terkait bailout kedua, negosiasi antara Yunani dan kreditor swasta mengenai restrukturisasi utang, di mana kreditor bersedia memangkas utang Yunani, masih terkatung-katung. Yunani sedang membujuk kreditor untuk bersedia memangkas utangnya antara 50-70%, dan menerima obligasi baru dengan bunga rendah, kemungkinan 3,6%. Jadi, tidak hanya Yunani harus mengemis ke kreditor internasional (IMF), tapi juga memohon pada kreditor swasta.
Euro sempat menyentuh level tertinggi dalam dua bulan terakhir berkat berita ECB, yang terus membeli obligasi Yunani dalam rangka meredam yield yang naik karena tekanan jual, menyatakan kesediaan berperan lebih besar dalam menyelamatkan Yunani, dengan mau menanggung kerugian dari jual beli obligasi Yunani, tanpa menjelaskan caranya.
Tapi masih ada keresahan apakah para politisi Yunani mampu mengurangi perbedaan. Yunani harus punya deal pada awal bulan depan, atau terancam default yang dapat memberi efek domino di seluruh zona euro. Tapi bertahannya euro mengindikasikan pasar masih berharap. Euro berhasil menguat ke $1,3289, tertinggi sejak 12 Desember.
Para menteri keuangan zona euro dijadwalkan untuk bertemu hari ini di Brussels, membahas masalah Yunani. Sembari mengamati pertemuan itu, pasar menantikan keputusan dan pernyataan ECB, yang akan menggelar rapat reguler hari ini. ECB kemungkinan akan mempertahankan rate-nya di 1,0%. Tapi pasar akan mencermati pernyataan Presiden Mario Draghi terkait Yunani.
Evan lain terjadwal hari ini adalah hasil rapat reguler BOE. Meski diperkirakan mempertahankan suku bunganya di 0,5%, BOE kemungkinan akan menambah program pembelian asetnya atau Quantitative Easing (QE), sebesar 50 miliar pound menjadi 325 miliar pound. Ekspektasi ini sudah terfaktorkan ke sterling, yang bisa semakin jatuh bila ternyata jumlahnya lebih besar dari itu.
Rekomendasi
EUR-USD
USD-JPY
GBP-USD
USD-CHF
AUD-USD
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (18 Mei 2012)
- Krisis Yunani & Spanyol terus tekan euro
- Euro rebound, tapi masih rentan
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (16 Mei 2012)
- Krisis Yunani memburuk, euro terpuruk
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (15 Mei 2012)
- Kisruh politik Yunani masih bebani euro
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (14 Mei 2012)
- Yunani makin goyang, euro terguncang
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (11 Mei 2012)
- Euro dibayangi krisis Yunani & Spanyol
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (10 Mei 2012)
- Euro masih merana, aussie melesat
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (09 Mei 2012)
- Gejolak politik Yunani tekan euro



