Euro rentan jelang ECB

Tanggal September 02, 2010 / 10:23 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Euro, yang sempat menyentuh level tertinggi dalam dua minggu terakhir, mulai rentan menjelang hasil rapat reguler ECB.
Euro rally kemarin berkat membaiknya sentimen pasar yang mendorong minat terhadap aset berisiko. Data manufaktur China dan AS, serta PDB Australia, mengurangi kecemasan mengenai ekonomi global.
Indeks ISM manufaktur ternyata naik ke 56,3 di Agustus dari 55,5 bulan sebelumnya. Angka Agustus itu lebih baik dari prediksi 52,8. Data ini mengurangi kecemasan mengenai perlambatan ekonomi AS, yang mengangkat saham dan akhirnya mata uang berisiko.
Euro, yang menyentuh $1,28 semalam, kini sedikit terkoreksi. Sepertinya, pasar membutuhkan tambahan katalis untuk mendorongnya lebih jauh. Selain itu, koreksi ini terjadi karena sikap antisipatif pasar menjelang keputusan ECB.
Pasar akan mencermati keputusan ECB dan pernyataan presidennya Jean-Claude Trichet. ECB hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunganya di 1,0%. ECB tidak punya alasan untuk menaikannya, di tengah rentannya pemulihan ekonomi dan krisis fiskal.
Meski Jerman mencatat pertumbuhan yang mengesankan, negara lainnya di kawasan zona euro masih ada yang tertinggal. Ekonomi Yunani masih kontraksi, sedangkan pemulihan di Portugal dan Spanyol masih lesu.
Pasar ingin mengetahui pandangan Trichet mengenai prospek ekonomi, dan apakah ECB menaikan proyeksi PDB tahun ini. Pasar juga ingin mengetahui apakah Trichet akan memperpanjang program pinjaman sampai tahun depan.
Berbeda dengan the Fed, BOJ, dan BOE, dalam mengatasi krisis kredit, ECB selama ini tidak menggunakan pendekatan Quantitative Easing (QE). ECB hanya menjalankan program likuiditas tanpa mencetak uang baru.
Program itu dijalankan secara bertahap dengan jumlah dana yang terbatas, melalui operasi tender, tidak seperti ketiga bank sentral lainnya yang menggelontorkan banyak uang. Oleh karena itu, nilai euro tetap terjaga. Satu-satunya faktor yang sempat membenamkan euro adalah krisis fiskal.
Setelah itu, perhatian pasar akan tertuju ke data ekonomi AS, antara lain initial jobless claims dan pending home sales. Initial jobless claims diperkirakan tidak mengalami banyak perubahan. Namun bila terjadi penurunan yang signifikan, sentimen pasar akan tetap positif. Apalagi bila pending home sales positif.

Rekomendasi
EUR-USD


USD-JPY


GBP-USD


USD-CHF


AUD-USD




Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account