Euro rebound jelang ECB
Jakarta, Strategydesk - Euro rebound terhadap dollar dan yen hari ini menhelang hasil rapat reguler ECB yang dinantikan pasar untuk mengetahui pandangan bank sentral itu mengenai kondisi ekonomi terkini Eropa.
Setelah serangkaian data zona euro yang membaik dan keberhasilan stress test perbankan Eropa, Presiden ECB Jean-Claude Trichet diharapkan menyampaikan pandangan yang positif mengenai ekonomi. Trichet juga diharapan memberi gambaran lebih jelas mengenai apakah ECB akan melanjutkan program likuiditasnya yang berakhir pada Oktober. Trichet diperkirakan akan kembali menegaskan suku bunga, yang bertengger di 1%, masih sesuai saat ini.
Pada jam 17:50 WIB, dalam perdagangan di Eropa, euro diperdagangkan di $1,3217, menguat dari level penutupan sebelumnya $1,3154. Terhadap yen, euro menguat ke 113,74 dari 113,54. Euro juga menguat terhadap sterling ke 0,8303 dari 0,8279.
Di saat yang sama, dollar juga mulai kehilangan penguatannya. Greenback terancam kembali ke level terendahnya dalam 8 bulan terakhir terhadap yen. Mata uang Jepang itu sempat terkoreksi karena pernyataan Menteri Perdagangan Masayuki Naoshima bahwa ia cemas dengan penguatan yen dan perusahaan Jepang menghadapi risiko besar.
Menurutnya, pemerintah perlu melakukan tindakan di masa depan. Namun, ia tidak menjelaskan tindakan yang dimaksud, membuat pasar tetap bertanya-tanya apakah pemerintah akan melakukan intervensi.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Data perdagangan angkat aussie
- Yen rally berkat pembelian eksportir
- Jepang defisit, yen jatuh
- EUR/USD flat setelah sesi Asia
- Data China bagus, aussie melambung
- Sterling ikut merana karena downgrade Eropa
- Euro rebound, masih bearish
- Data buruk, yen justru menguat
- Sentimen membaik, sterling rebound
- Wafatnya Kim Jong-il angkat dollar
- Rilisan Data Ekonomi 12 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 09 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 08 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 07 Desember 2011
- Aussie jatuh pasca RBA



