Euro Pertahankan Gain Jelang Lelang Portugal
Jakarta, Strategydesk - Euro menanjak berkat data ekonomi yang positif dari China, Jerman dan AS. Tapi tetap harus berjuang untuk dapat mempertahankan penguatannya karena krisis utang masih membayangi kepercayaan pasar.
Serangkaian data ekonomi yang lebih baik dari prediksi berhasil mendorong aktivitas risk appetite. Sentimen membaik awalnya dipicu oleh PDB China yang memperlihatkan ekonomi terbesar kedua dunia itu melambat, tapi masih jauh dari hard landing. Data lainnya pun terlihat cukup bagus.
Setelah data PDB China, pasar menyambut data sentimen investor Jerman. Indeks sentimen investor hasil survei ZEW naik ke -21,6 di Januari dari -53,8 di Desember. Angka Januari itu lebih baik dari prediksi -49,2. Ini merupakan kenaikan tertajam dalam sejarah data itu. Lonjakan ini didukung oleh optimisme terhadap langkah kebijakan yang diambil para pemimpin terkait krisis utang. Data itu juga mengindikasikan ekonomi terbesar Eropa itu akan stabil dalam enam bulan ke depan, bukannya menurun.
Sentimen pasar semakin positif dengan adanya data yang memperlihatkan indeks manufaktur New York atau Empire Manufacturing naik ke 13,5 di Januari dari 8,2 di Desember. Pasar juga menyambut baik hasil lelang bills Yunani dan Spanyol yang cukup sukses, meski ada downgrade. Spanyol menjual bill 12 bulan senilai 4,88 miliar euro dengan yield rata-rata 2,049%, lebih rendah dari lelang Desember lalu yang 4,05%. Yunani menjual 1,625 miliar euro bill 13 minggu dengan yield 4,63%, turun dari 4,68%. Lelang bill enam bulan EFSF mendapat permintaan tiga kali lipat, meski penurunan rating.
Sayang, euro terlempar dari posisi puncaknya di $1,2807 setelah laporan keuangan Citigroup menggerus laju Wall Street dan mengurangi risk appetite. Pada jam 9:30 WIB, euro bertengger di $1,2775. Terhadap yen, euro menguat ke 97,99, semakin menjauhi level terendah dalam 11 tahun terakhir.
Fokus pasar selanjutnya adalah lelang Portugal hari ini, untuk menjual bills hingga 2,5 miliar euro, lelang terbesar sejak terima bailout tahun lalu. Jerman juga berencana menjual 4 miliar euro di pasar obligasi hari ini. Spanyol dan Perancis menggelar lelang obligasi jangka panjang besok. Lelang yang sukses kemarin mengindikasikan bahwa penurunan rating belum mempengaruhi hasil penjualan.
Negosiasi penukaran utang (debt swap) antara Yunani dan kreditor dilanjutkan hari ini. Kesepakatan dibutuhkan untuk memastikan bailout tambahan dari IMF dan Uni Eropa serta mencegah default ketika sebagian utangnya jatuh tempo pada Maret.
Rekomendasi
EUR-USD
USD-JPY
GBP-USD
USD-CHF
AUD-USD
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (18 Mei 2012)
- Krisis Yunani & Spanyol terus tekan euro
- Euro rebound, tapi masih rentan
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (16 Mei 2012)
- Krisis Yunani memburuk, euro terpuruk
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (15 Mei 2012)
- Kisruh politik Yunani masih bebani euro
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (14 Mei 2012)
- Yunani makin goyang, euro terguncang
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (11 Mei 2012)
- Euro dibayangi krisis Yunani & Spanyol
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (10 Mei 2012)
- Euro masih merana, aussie melesat
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (09 Mei 2012)
- Gejolak politik Yunani tekan euro



