Euro belum raih kembali $1,30

Tanggal July 26, 2010 / 10:31 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Euro melanjutkan penguatan sesi sebelumnya, berkat membaiknya sentimen, yang ditopang oleh penguatan saham, dan hasil stress test.
Meski menguat, euro masih kesulitan meraih kembali level $1,30. Euro masih bergerak dalam kisaran terbatas karena skeptisme mengenai kredibilitas tes tersebut, yang membuat pasar masih ragu untuk mendorong euro lebih jauh.
Regulator perbankan Eropa mengumumkan 84 dari 91 bank yang menjalani tes ketahanan dinyatakan lulus. Tujuh bank yang gagal tes tersebut di antaranya dari Spanyol. Regulator juga mengumumkan tujuh bank tersebut harus mengumpulkan modal gabungan sebanyak 3,5 miliar euro.
Tak lama setelah diumumkan, pasar menyambut baik hasil tes tersebut. Bursa saham Eropa ditutup menguat dan Wall Street rally. Hasil tes itu juga mendorong euro.
Namun, kini beberapa kalangan, seperti analis, mempertanyakan standar tes tersebut. Mereka menganggap tes itu tidak cukup ketat. Tujuh bank yang tidak lulus, lima di antaranya dari Spanyol dan dua lagi dari Yunani dan Jerman.  Mereka memandang masih banyak informasi yang tidak tersedia.
Separuh dari 14 bank Jerman yang mengikuti tes itu tidak memberikan jumlah obligasi pemerintah yang mereka pegang. Hal ini akan menimbulkan pertanyaaan mengapa bank tersebut tidak mengungkapkan data seperti itu. Lagi pula tes ini tidak hanya dilakukan untuk mengurangi kecemasan pasar mengenai sistem perbankan Eropa, namun juga dilaksanakan di tengah krisis fiskal.
Pasar menantikan reaksi Eropa terhadap hasil tes itu, yang diumumkan pada Jumat malam, menjelang penutupan  bursa saham Eropa. Oleh karena itu, pasar ingin sepertinya melihat pergerakan bursa Eropa hari ini sebelum mendorong euro lebih jauh.
Dengan tidak adanya data Eropa terjadwal hari ini, fokus utama kemungkinan akan tertuju ke hasil tes tersebut. Sementara itu di AS, data terjadwal adalah penjualan rumah baru, atau new home sales.
Data ini diperkirakan akan menunjukan penjualan meningkat 5,0% bulan lalu setelah anjlok 32,7% bulan sebelumnya. Bila data itu positif, dan mengurangi kecemasan mengenai ekonomi AS, dollar bisa terbantu kalau euro terkoreksi karena hasil stress test. 

Rekomendasi
EUR-USD


USD-JPY


GBP-USD


USD-CHF


AUD-USD


Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account