Eropa bisa seret dunia dalam spiral kejatuhan
Jakarta, Strategydesk - Krisis di zona euro berisiko menyeret dunia dalam spiral kejatuhan dan negara APEC perlu mengimplementasikan kebijakan untuk melindungi ekonomi mereka.
Hal itu disampaikan oleh Ketua IMF Christine Lagarde. Tanpa solusi untuk krisis zona euro, ekonomi dunia bisa terjerumus ke dalam spiral merosotnya kepercayaan, lesunya pertumbuhan dan menyusutnya lapangan kerja. Hal ini akan mempengaruhi semua negara jadi kita semua punya kepentingan untuk mengentaskan krisis itu,” kata Lagarde dalam pernyataan resminya.
Ia membuat pernyataan itu setelah diskusi dengan pemimpin APEC dari 21 negara pasifik yang mengadakan pertemuan di
Hawaii akhir pekan lalu. Lagarde mendesak negara maju untuk melaksanakan konsolidasi fiskal yang kuat, dan negara berkembang untuk memberlakukan penyesuaian struktural yang bisa mendorong permintaan domestik, termasuk revaluasi mata uang bila diperlukan.
Para pemimpin APEC juga sepakat, bahwa ekonomi dunia menghadapi ancaman yang datang dari krisis utang Eropa. “Pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja semakin berkurang di banyak negara dan liberalisasi perdagangan lebih lanjut penting untuk merangsang ekonomi,” kata mereka.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik
- Fitch anggap default Yunani tak terelakkan



