Emas turun tajam di bulan Juli, berpeluang menguat minggu depan
Jakarta, Strategydesk - Setelah sukses menorehkan level tertinggi sepanjang masanya di bulan Juni, kilauan emas terus meredup di akhir bulan Juli ini. Logam mulia tersebut kini tengah menuju penurunan bulanan terbesarnya tahun ini menyusul bukti akan pemulihan ekonomi global. Hal ini telah mengurangi perannya sebagai sarana lindung nilai.
Emas akhir-akhir ini tertekan oleh kenaikan harga komoditas lainnya dan membaiknya sentimen pasar terhadap kondisi ekonomi global, yang mengurangi ketidakpastian di pasar keuangan.
Reuters/Jefferies CRB Index yang mengukur harga 19 komoditas naik hingga 1,6% menjadi 270,53 kemarin, tertinggi sejak 5 Mei lalu, karena spekulasi pemulihan ekonomi global akan meningkatkan permintaan energi, logam dan pangan.
Data kemarin menunjukan kepercayaan konsumen Eropa terhadap prospek ekonomi meningkat bulan ini ke level tertinggi dalam dua tahun terakhir. Kecemasan mengenai krisis fiskal dan kejatuhan euro menjadi faktor yang mengangkat emas ke rekor tertingginya bulan lalu
Arus dana keluar dari bursa emas diperkirakan meningkat seiring membaiknya risk appetite. Namun, kecil kemungkinannya investor melepas secara besar-besaran karena pemulihan ekonomi global masihlah rentan.
Sementara itu, untuk pergerakan minggu depan emas diproyeksikan akan menguat. Merujuk pada survey Bloomberg, 9 dari 22 trader, mengatakan emas akan naik menyusul turunnya harga akhir-akhir ini akan mendorong aksi bargain hunting dan permintaan investasi. Sementara delapan orang lainnya mengatakan emas akan turun, dan lima lainnya netral.
Dari kajian teknikal, pola long white candlestick yang terbentuk kemarin masih menunjukkan bahwa buyer masih dominan. Pola tersebut juga sebagai indikasi bullish continuation Terlihat bahwa saat ini harga masih tertahan pada resistance-nya di 1171.80. Level tersebut akan menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya. Jika emas berhasil ditutup di atas level tersebut, ada peluang bagi emas untuk rally menuju resistance berikutnya di 1187.50 di minggu mendatang. Sedangkan jika masih ditutup di bawah level tersebut, maka ruang koreksi emas masih bisa terbuka untuk kembali menuju support-nya di 1157.70 – 1156.25
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Minyak kembali uji area $100
- Yunani masih belum jelas, emas terkoreksi
- Yunani mendekati "deal", emas rebound
- Minyak masih tren bearish jangka pendek
- Masalah Yunani mencuat, emas terkoreksi
- Minyak masih melemah
- Fokus ke payroll, minyak konsolidasi
- Minyak uji support 97.50
- Manufaktur global membaik, emas ikut terangkat.
- Dampak negatif data AS tekan minyak
- Emas masih stabil, Fokus Yunani
- Bullish minyak tertahan voting Iran
- Aksi profit taking hentikan kenaikan emas
- Minyak berpotensi fluktuasi
- Pasca rally, emas terkoreksi, fokus Yunani



