Emas turun setelah peringatan S&P

Tanggal December 06, 2011 / 2:57 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk- Emas melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari ini di Asia seiring dengan anjloknya bursa saham dan rebound dollar. Hal ini terjadi setelah lembaga pemeringkat Standard & Poor’s (S&P) menempatkan 15 dari 17 negara di kawasan zona euro berada dalam outlook negatif.
Kondisi tersebut kembali membebani sentimen pasar, dan bisa mencuatkan kekhawatiran krisisi utang di kawasan zona euro.Para pejabat Uni Eropa terus berusaha untuk mencari solusi mengenai krisis utang tersebut.
Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel bertemu di Paris kemarin sepakat untuk mengajukan perubahan traktat dalam rangka mewujudkan integrasi fiskal dan memberlakukan disiplin anggaran yang lebih ketat.
Sementara itu, turunnya harga komoditas akan menjadi sentimen negatif buat emas, karena secara tipikal harga komoditas selalu berlawanan dengan dollar. Jika harga komoditas kembali mengalami penurunan, maka emas pun bisa terus terkoreksi karena pengutan dollar.
Sedangkan dari kajian teknikal, terlihat bahwa resistance di 1.750 telah berhasil ditembus tiga kali. Namun, harga masih ditutup di bawah level tersebut. Pola long black candlestick yang disertai dengan terjadinya dead cross pada stochastic bisa menjadi indikasi reversal setelah terjadinya false break tersebut.
Kami melihat bahwa emas saat ini akan kembali menguji support-nya di 1.700. Penembusan level suuport tersebut bisa memicu terjadinya koreksi menuju area $1.687- $1.670.

Rekomendasi

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account