Emas rebound, investor masih mewaspadai krisis utang
Jakarta, Strategydesk - Pada pergerakan hari ini di Asia, emas masih bergerak stabil di atas kisaran $1.700. Sebelumnya logam mulia tersebut sempat menguat tajam lebih dari 1% karena berakhirnya masa kontrak opsi.
Emas telah mengalami koreksi yang dalam dan sempat terlempar dari area $1.700 menyusul memburuknya krisis utang Eropa dan belum adanya kesepakatan di parlemen AS mengenai pengurangan anggaran.
Sentimen tersebut sempat menghantarkan emas menuju level terendahnya di area $1.665,88. Kejatuhan emas yang cukup dalam ini membangkitkan minat beli atas logam mulia tersebut karena dianggap sudah under value.
Namun begitu, investor masih tetap mewaspadai masalah krisis utang, yang kini tidak hanya Eropa, bahkan krisis tersebut sudah mulai menjalar ke AS. Kekhawatiran krisis utang tersebut bisa berpotensi mengangkat pamor dollar, yang kini dianggap sebagai safe haven. Penguatan dollar tersebut tentunya akan memukul harga emas karena pergerakannya cenderung berlawanan.
Sementara dari kajian teknikal terlihat bahwa trend secara trend emas masih bearish. Namun pleuang rebound mulai terlihat dimana indikator stochastic kini mulai oversod dan berpeluang golden cross.
Sementara sebagai level konfirmasi rebound tersebut, emas pada hari ini harus mampu bertahan di atas resistance $1.703.15. Jika itu terjadi, maka emas berpeluang menguat jauh untuk kembali menuju area $1.734 - $1.750. Sementara alur bearish emas masih bisa berlanjut menuju kisaran support di area$1.666 - $1.656.
Rekomendasi
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Minyak masih tertekan ke support weekly
- Emas menanjak, krisis Eropa bisa membatasi kenaikan
- Minyak masih bearish, data crude oil dinanti
- Yunani adakan pemilu ulang, emas ambruk
- Minyak mendekati level oversold-nya
- Kisruh politik di Yunani, emas terus terbenam
- Eropa memburuk, emas kian meredup
- Sempat rebound, Emas jatuh lagi
- Emas mulai rebound, badai belum berlalu.
- Eropa galau, emas makin terperosok
- Sentimen Eropa menghambat laju emas
- Emas tesandung hasil pemilu di Perancis dan Yunani
- Faktor fundamental benamkan minyak
- Data AS mix, emas rontok, fokus payroll
- Data AS gagalkan bullish minyak



