Emas meredup karena penguatan dollar

Tanggal July 06, 2010 / 1:57 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk - Pada perdagangan hari ini, emas kembali melanjutkan pelemahnannya karena penguatan dollar. Hal ini telah mengurangi peran emas sebagai sarana lindung nilai. 

Di minggu lalu, logam mulia tersebut sempat menyentuh level 1.196,65, level terendah sejak 25 Mei, setelah emas menorehkan angka tertinggi sepanjang masa di 1.265,30 pada 21 Juni.

Di tahun tahun ini, emas telah mengalami kenaikan sebesar 9.9%, menuju kenaikan tahunan untuk kesepuluh kalinya. Penguatan emas ini tidak lepas dari perannya sebagai safe haven dan lindung nilai ketika mata uang utama bertumbangan, termasuk euro.

Penurunan Emas juga diikuti oleh penurunan asset di reksadana. Cadangan emas di SPDR Gold Trust, yang merupakan reksadana berbasis emas terbesar dunia telah terkikis dalam dua hari terakhir ini, turun 0,3 metrik ton menjadi 1.318,91 ton pada 2 Juli.

Dari kajian teknikal, Indikator RSI yang masih berada di area negatif, masih memperlihatkan bahwa seller masih dominan. Namun terlihat bahwa indikator stochastic sudah oversold dan berpotensi golden cross. Sebelumnya harga sempat meraih support di 1202.80. Jika pada perdagangan hari ini support tersebut mampu dipertahankan, maka emas berpeluang rebound untuk menguji area resistance-nya di 1218.75. Penembusan harga di atas resistance tersebut bisa memberi peluang kenaikan lanjutnan menuju area 1226.50 – 1230.50. Senaliknya, jika support ditembus, maka alur emas bisa berlanjut untuk menguji support berikutnya di area 1187.50.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account