Emas menguat berkat buruknya data ketenagakerjaan AS

Tanggal June 06, 2011 / 3:06 pm. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk - Buruknya data ketenagakerjaan AS yang dirilis Jumat lalu kembali mendorong harga emas. Data yang menunjukkan pelambatan ekonomi tersebut sekaligus memaksa mata uang dolar kembali melemah.
Rilisan data Non-farm payroll, atau lapangan kerja di luar sektor pertanian, hanya bertambah sebesar 54.000 bulan lalu, lebih rendah dari prediksi 165.000. Tingkat pengangguran naik ke 9,1% di bulan itu dari 9,0% bulan sebelumnya.
Data yang buruk ini menegaskan pandangan bahwa ekonomi AS melambat yang membuat the Fed masih jauh dari prospek pengetatan kebijakan moneter. Tidak ada data AS terjadwal hari ini, namun pasar akan mencermati pidato salah satu presiden the Fed Richard Fisher. Meski ia dikenal hawkish, pernyataannya kemungkinan tidak akan berdampak banyak ke dollar.
Data AS yang buruk tersebut juga menimbulkan spekulasi adanya program quantitative easing (QE) jilid ketiga. Namun yang pasti bahwa data tersebut makin mengikis harapan adanya kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Dengan tingkat suku bunga yang rendah sulit bagi dollar untuk menguat, hal ini bisa kembali mengangkat harga emas karena pergerakannya cenderung berlawanan dengan dollar.

Rekomendasi :

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account