Emas berpeluang menguat di minggu ini
Jakarta, Strategydesk - Emas berhasil menguat pada perdagangan hari ini. Kenaikan logam mulia tersebut didorong oleh aksi permintaan fisik ketika harga jatuh di bawah level $1200, memicu pelaku pasar melakukan aksi spekulatif.
Untuk jangka panjang ,tren penguatan emas masih terbuka lebar. Tanda-tanda pulihnya kembali ekonomi global bisa mendorong para pelaku pasar untuk memegang logam mulia tersebut sebagai sarana lindung nilai terhadap inflasi.
Sementara untuk jangka pendek, penguatan emas kemungkinan akan terbatas karena berkurangnya permintaan investasi. Mencuatnya kembali risk appetite telah mengurangi peran emas sebagai sarana safe haven.
Sementara itu, Cadangan di SPDR Gold Trust, reksadana berbasis emas terbesar dunia, stabil di 1.302,02 metrik ton pada 23 Juli.
Merujuk pada hasil survey Bloomberg, di minggu ini emas diperkrakan akan naik. 12 dari 27 trader, investor, dan analis mengatakan emas akan naik, tujuh orang mengatakan turun, dan empat lainnya netral.
Dari kajian teknikal, pada perdagangan akhir minggu harga emas sempat menyentuh level resistance 1203.80, namun akhirnya menyerah di atas level 1188.00. Pola dark cloud cover yang terbentuk pada candlestick seharusnya bisa mendorong harga untuk reversal bearish. Namun begitu, secara tren harga masih membentuk higher high dan higher low, yang mendukung trend bullish emas untuk jangka pendek. Selama harga masih mampu ditutup di atas garis support-nya di 1187.50, emas masih berpeluang naik untuk menguji kembali resistance-nya di 1203.80. Penembusan harga di atas resist tersebut bisa mendorong adanya kenaikan menuju area 1218.75. Sebaliknya jika garis support ditembus, dan harga ditutup di bawah level tersebut, maka koreksi emas bisa berlanjut menuju area 1171 – 1168.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Minyak masih tren bearish jangka pendek
- Masalah Yunani mencuat, emas terkoreksi
- Minyak masih melemah
- Fokus ke payroll, minyak konsolidasi
- Minyak uji support 97.50
- Manufaktur global membaik, emas ikut terangkat.
- Dampak negatif data AS tekan minyak
- Emas masih stabil, Fokus Yunani
- Bullish minyak tertahan voting Iran
- Aksi profit taking hentikan kenaikan emas
- Minyak berpotensi fluktuasi
- Pasca rally, emas terkoreksi, fokus Yunani
- Minyak terjebak range sempit
- Kebijakan The Fed dongkrak harga emas
- Minyak ditopang pernyataan Bernanke



