Ekspor lesu, China coba andalkan konsumsi domestik

Tanggal January 06, 2012 / 11:48 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Kondisi ekonomi dunia yang penuh ketidakpastian membuat China merasa perlu menyiapkan jurus-jurus baru untuk merangsang pertumbuhan. Beijing berencana meluncurkan langkah untuk mendorong konsumsi domestik di tengah merosotnya ekspor akibat perlambatan ekonomi global.

“Pemerintah sedang mempelajari kebijakan untuk merangsang pembelanjaan pada produk hemat energi, dan langkah lainnya, termasuk promosi pembelanjaan online dan pariwisata,” kata Menteri Perdagangan Chen Deming dalam situs resmi Kementerian kemarin.  Menurutnya, kondisi eksternal maupun domestik semakin kompleks tahun ini, yang semakin memberi tekanan dan tantangan.

Pernyataan Chen itu menyusul rencana pertemuan awal tahun yang menjadi indikasi penting bagaimana Beijing merespon potensi perlambatan ekonomi global. Dari pada meluncurkan stimulus fiskal besar seperti 2008, Beijing sepertinya lebih ingin berfokus pada konsumen berbelanja, mendorong permintaan domestik sebagai mesin penggerak ekonomi baru.

Chen tidak banyak memberi detil mengenai bagaimana pihaknya mengimplementasikan rencananya, tapi pernyatannya bisa dijadikan kerangka bagi pejabat untuk mengembangkan kebijakan dan program yang kemungkinan diumumkan bulan-bulan ke depan. Tapi para analis memperingatkan upaya ini memerlukan waktu untuk dan ekonomi China terindikasi melambat tahun ini.

Meski China sering dianggap sebagai negara ekspor, ketergantungannya pada perdagangan berkurang signifikan sejak krisis finansial global. Dua dekade lalu, pembelanjan rumah tangga mengkontribusi separuh dari pertumbuhan ekonomi, tapi merosot tajam ke 33,8% pada PDB 2010. Alhasil, China punya banyak ruang untuk merangsang konsumsi.

Selain mengandalkan konsumsi domestik, Beijing juga masih cara lain untuk merangsang pertumbuhan. Salah satu mesin penting ekonomi China dalam dua dekade terakhir adalah investasi modal atau infrastruktur. Beijing masih punya kekuatan fiskal untuk mengejar proyek investasi besar, di antaranya pembangunan jutaan unit rumah terjangkau.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account