Ekonom turunkan proyeksi PDB AS
Jakarta, Strategydesk - Sebuah lembaga resmi di AS menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi terbesar dunia itu untuk tahun ini dan depan dengan beberapa alasan, di antaranya merosotnya kepercayaan dan pembelanjaan konsumen.
National Association for Business Economics (NABE) memproyeksikan PDB AS untuk 2011 hanya tumbuh 1,7%, turun dari proyeksi sebelumnya 2,8%. Untuk 2012, lembaga itu memperkirakan PDB tumbuh 2,3%, turun dari 3,2% yang diproyeksikan pada Mei.
NABE menyebut beberapa alasan untuk merevisi proyeksinya, termasuk rendahnya kepercayaan konsumen dan bisnis, ketidakpastian mengenai kebijakan ekonomi masa depan, lesunya sektor properti dan ketatnya kredit.
Mereka juga khawatir dengan tingginya pengangguran, defisit pemerintah dan krisis utang Eropa. Sebagian panelis juga menurunkan proyeksi karena berpandangan legislasi yang datang dari perdebatan batas utang akan gagal mengurangi defisit.
Lembaga itu memperkirakan tingkat pengangguran akan tetap tinggi, berkisar 9% di kuartal keempat dan baru turun ke 8,5% pada akhir 2012. Bahkan mereka tidak yakin tingkat pengangguran akan kembali ke level konsistenj dengan ketenagakerjaan maksimal sampai 2015 atau lebih.
Sekitar 52 anggota NABE berpartisipasi dalam survei itu, yang dilaksanakan selama 10-24 Agustus. NABE, yang didirikan pada 1959, adalah organisasi professional untuk orang yang menggunakan ilmu ekonomi dalam pekerjaan mereka.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik
- Fitch anggap default Yunani tak terelakkan



