Downgrade 9 negara zona euro, IHSG lesu
Jakarta, Strategydesk - Bursa di kawasan Asia pagi ini terlihat sangat berhati-hati dalam mensikapi pengaruh dari downgrade peringkat hutang 9 negara zona EURO. Sentimen pasar memang masih bervariasi mengingat meski sentimen dari downgrade tersebut adalah negatif, tapi rebound yang terjadi setelah downgrade S&P atas peringkat surat hutang Amerika dan rebound yang terjadi ketika Yunani mengumumkan hair cut, membuat koreksi yang terjadi pada bursa Asia di pagi hari ini hanya terlihat cukup ringan, hanya sekitar 1,5%, dibandingkan berita negatif yang ada.
IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak flat turun pada kisaran 3890-3950. Kisaran 3821-3850 akan menjadi suport kedua. Profit taking sebaiknya dilakukan jika suport 3890 gagal bertahan. Trend naik jangka menengah IHSG baru berakhir jika suport 3821-3850 gagal bertahan.
Global Outlook
Bursa di kawasan Asia pagi ini terlihat sangat berhati-hati dalam menyikapi pengaruh dari downgrade peringkat hutang 9 negara zona euro. Sentimen pasar memang masih bervariasi mengingat meski sentimen dari downgrade tersebut adalah negatif.
Akhir pekan lalu, lembaga pemeringkat Standard & Poors telah memangkas peringkat hutang 9 negara zona euro, termasuk dipangkasnya 1 peringkat Perancis dan Austria dari "AAA" jadi "AA+". Sementara Spanyol, Portugal, Italia, Cyprus dipangkas 2 peringkat. Kini tinggal Jerman yang masih memiliki peringkat hutang "AAA" di zona euro.
Kondisi sentimen pasar sebenarnya masih tetap negatif terhadap pergerakan saham maupun mata uang berisiko termasuk euro karena belum adanya resolusi jelas untuk mengatasi krisis utang Eropa.
Euro masih rentan akan gejolak menjelang beberapa even penting dari Eropa selama beberapa hari ke depan. Sulit bagi euro untuk bisa kembali ke $1,30 tanpa adanya faktor pendukung yang solid.
Sebagaimana kita ketahui, akhir tahun lalu, ECB mengucurkan setengah triliun euro dalam bentuk pinjaman murah ke sistem perbankan untuk memperlancar likuiditas di pasar uang. 80% responden mengatakan mereka lega ECB menempuh jalan itu, paling tidak mengurangi desakan Quantitative Easing (QE). Para ekonom memberi kemungkinan 30% ECB akan melakukannya lagi sebelum Juni.
Sembari mewaspadai perkembangan di Eropa, dengan liburnya market AS hari ini yang memperingkat Martin Luther King. Fokus pasar kini tertuju ke musim laporan keuangan korporat AS. Pasar ingin melihat sejauh mana efek krisis itu terhadap kinerja korporasi AS, setelah pekan lalu Alcoa Inc dan JPMorgan Chase & Co. Pekan ini, Citigroup Inc dan Wells Fargo & Co dijadwalkan besok merilis laporan keuangan. Hari berikutnya, Goldman Sachs Group Inc. Kamisnya, Bank of America Corp, Google Inc., IBM Corp, Intel Corp. Dan Jumatnya General Electric.
Review
Menutup perdagangan di akhir minggu kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,66%.ke level 3.935,326.
Situasi Eropa yang mulai kondusif menjadi katalis utama atas naiknya IHSG tersebut. Lelang obligasi Spanyol dan Italia yang berhasil mendorong bursa regional bergerak naik, dan IHSG bergerak berkorelasi dengan mayoritas bursa Asia tersebut.
Atas sentimen positif tersebut, investor lalu mengakumulasi saham-saham yang sudah murah karena terkoreksi pada perdagangan sebelumnya.
Sembilan indeks sektoral di lantai Bursa Efek Menghijau.Tiga sektor dengan kenaikan terbesar adalah: sektor aneka industri dengan kenaikan 1,59%, sektor perdagangan naik 1,22%, dan sektor manufaktur dengan kenaikan 1,11%. Sementara, sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang turun sebesar 0,05%.
Saham yang mengalami kenaikan antara lain : PT Schering Plough Indonesia (SCPI), PT Alkindo Naratama (ALDO), dan PT Voksel Electric (VOKS).
Sementara saham-saham yang turun antara lain : PT Cahaya Kalbar (CEKA), PT Pioneerindo Gourmet (PTSP), dan PT Jaya Pari Steel (JPRS).
Ulasan Teknikal
IHSG
Pergerakan IHSG dalam jangka pendek sedang bergerak flat di kisaran support 3.890 dan resistance 3.954. Saat ini IHSG masih menunjukkan pola bullish-nya. Terlihat dari pola white candlestick setelah terdapatnya pola doji, menunjukkan bahwa buyer telah dominan.. Moving Average pun terlihat masih uptrend, namun terlihat bahwa indikator stochastic sudah memasuki kondisi overbought dan berpeluang dead cross. Selain itu, IHSG masih tertahan di area resistance 3.954. Potensi kenaikan IHSG masih ada, namun akan terbatas pada resistance tersebut. Dan tidak menutup kemungkinan adanya ancaman koreksi untuk kembali menuju support-nya di 3.900 – 3.890. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran 3.900 – 3.954.
R3 3,984
R2 3,963
R1 3,949
Pivot 3,929
S1 3,915
S2 3,895
S3 3,881
Stock Pick
BDMN
Trend utama BDMN terlihat masih downtrend, namun sinyal-sinyal reversal kini mulai terlihat. Ditandai dengan moving average yang mulai bergerak uptrend. Selain itu, indikator RSI sudah berada di area positif, sementara stochastic berpeluang golden cross. Sementara itu, pembentukan pola bullish engufing mengindikasikan adanya revesal setelah dalam tiga hari harga mengalami penurunan. Kami melihat bahwa BDMN akan kembali mencoba merah resistance channel di area 4.950, yang jika ditembus, akan mengkonfirmasi pembalikan trend menuju area 6.000 (FR 161.8%) hingga area 6.300 (target channel).
Rekomendasi : Trading Buy, stop loss 4.625, taregt 4.950
Support : 4.525, 4.325
Resistance : 4.950, 5.200
ANTM
Secara keseluruhan trend ANTM masih bearish, namun sinyal-sinayl reversal kini mulai terlihat setelah harga membentuk pola triple bottom pada support 1.580. Moving average pun mulai terlihat uptrend. Namun, indikator RSI dan stochastic sudah mulai memasuki overbought. Kami melihat bahwa saat ini ANTM akan berusaha untuk meraih resistance di 1.850, yang jika ditembus akan mengkonfirmasi kenaikan menuju area 2.000.
Rekomendasi : Trading buy, stop loss 1.670, target 1.800 1.850.
Support : 1.670, 1.580
Resistance : 1.800, 1.850
Rekomendasi
Stock Screener
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- IHSG merana jelang long weekend
- Koreksi IHSG masih berlanjut
- Waspada penutupan IHSG hari ini di bawah 4.110
- Sentimen regional membebani IHSG
- Tekanan jual pemodal asing, IHSG uji support 4.111
- Koreksi Dow, IHSG flat turun di 4.130-4.195
- IHSG mencoba bangkit
- Tren naik IHSG terancam sentimen global
- IHSG rawan koreksi
- Setelah tembus rekor, IHSG bisa tersendat
- Sentimen global bisa bantu IHSG
- IHSG mixed jelang data inflasi
- IHSG ikuti sinyal positif regional
- Earning lokal siap topang IHSG
- IHSG masih dalam konsolidasi



