Dorong ekonomi, Obama ajukan program infrastruktur
Jakarta, Strategydesk - Presiden Obama mengumumkan rencana untuk merehabilitasi infrastruktur transportasi AS dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi.
Obama mengajukan pembelanjaan minimal $50 miliar untuk program 6 tahun memperbaiki jalan, rel kereta, dan bandara di minggu-minggu akhir menjelang pemilu legislatif.
Dalam pidatonya di Milwaukee memperingati Hari Buruh AS, Obama mengatakan semua itu tidak hanya akan menciptakan lapangan kerja, namun meletakan pondasi untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Rencana pembangunan infrastruktur itu adalah salah satu inisiatif Presiden menjelang Pemilu Legislatif. Hari ini, Obama dijadwalkan untuk mengajukan perpanjangan program kredit pajak untuk pengusaha yang berinvestasi di penelitian dan pengembangan.
Dalam pidato itu, Obama mengatakan program infrastruktur yang diajukannya itu tidak akan menambah defisit. Menurutnya, program ini dan inisiatif lainnya akan membantu ekonomi AS pulih dari krisis ekonomi yang disebabkan oleh pemerintahan sebelumnya.
Program itu akan berfokus pada modernisasi sistem transportasi dan menciptakan lapanganm kerja. Gedung Putih mengajukan gagasan agar dana program itu didapat dari pengurangan insentif pajak perusahaan minyak dan gas.
Dihadapkan dengan ancaman Demokrat bisa kehilangan kendali di Kongres dalam Pemilu di Nopember, dan serangkaian laporan ekonomi yang beragam, Obama meluncurkan proposal mulai dari insentif pajak hingga pembelanjaan untuk membantu pemulihan ekonomi dari resesi terburuknya dalam 6 dekade terakhir.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik
- Fitch anggap default Yunani tak terelakkan
- Kecemasan orang Amerika, pekerjaaan, utang & politisi
- Gubernur SNB lengser akibat istri main valas
- Efek Eropa, IMF akan pangkas proyeksi PDB global
- Soros: Krisis Eropa lebih buruk dari 2008
- Yunani: Kita bisa keluar dari zona euro dalam 3 bulan
- Rating Obama akhirnya membaik
- Roubini: Tahun depan, situasi memburuk
- The Fed: Ekonomi tumbuh moderat, belum perlu stimulus baru
- Jim Rogers: Pemerintah bohong soal inflasi & pengangguran



