Dollar rebound, emas terus terkoreksi
Jakarta, Strategydesk - Dalam tiga hari terakhir emas terus mengalami koreksi, dipicu oleh menguatnya dollar yang berimbas pada berkurangnya permintaan akan komoditas, termasuk emas.
Indeks dollar dalam empat hari- hari berturut-turut terus mengalami penguatan. Pergerakan emas yang secara tipikal berlawanan dengan dollar, bisa terus mengalami koreksi jika dollar kembali menguat.
Sementara itu, Reuters/Jefferies CRB Index yang mengukur harga 19 komoditas terus mengalami penurunan dalam empat hari terakhir ini.
Bursa saham Asia, serta komoditas, yang didalamnya termasuk minyak juga mengalami mengalami koreksi pada hari ini sebelum rilisan data perumahan AS yang diperkirakan akan melambat, serta data sentimen bisnis Jerman yang mungkin turun.
Sedangkan asset di SPDR Gold Trust masih bertahan di 1.299,47 kemarin, belum berubah dari hari sebelumnya.
Namun begitu, penurunan emas ini kemungkinan akan terbatas, menyusul adanya permintaan fisik dari negara konsumen emas terbesar, India, menjelang diadakanya beberapa perayaan.
Dari kajian teknikal, terlihat indikator stochastic dead cross, menunjukkan potensi koreksi lanjutan bagi emas. Namun, peluang kenaikan masih bisa didapat jika harga mampu mempertahankan level support selanjutnya di 1215 (low 16 Agustus). Jika support tersebut mampu dipertahankan, harga masih berpotensi rebound untuk meraih kembali resistance di area 1226.60 (sebelumnya support). Sebaliknya, jika support di 1215 ditembus, maka penurunan emas bisa berlanjut menuju area 1207 – 1203.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Minyak kembali uji area $100
- Yunani masih belum jelas, emas terkoreksi
- Yunani mendekati "deal", emas rebound
- Minyak masih tren bearish jangka pendek
- Masalah Yunani mencuat, emas terkoreksi
- Minyak masih melemah
- Fokus ke payroll, minyak konsolidasi
- Minyak uji support 97.50
- Manufaktur global membaik, emas ikut terangkat.
- Dampak negatif data AS tekan minyak
- Emas masih stabil, Fokus Yunani
- Bullish minyak tertahan voting Iran
- Aksi profit taking hentikan kenaikan emas
- Minyak berpotensi fluktuasi
- Pasca rally, emas terkoreksi, fokus Yunani



