Dollar melemah jelang data PMI
Jakarta, Strategydesk - Dollar sedikit melemah hari ini setelah menguat akhir pekan lalu karena meningkatnya kecemasan mengenai ekonomi global, yang membuat pasar beralih ke mata uang AS itu.
Di akhir pekan, dollar menguat terhadap semua rival utamanya, bahkan mencapai level tertinggi dalam 6 minggu terakhir terhadap euro, setelah pejabat ECB menyarankan stimulus tetap diberlakukan hingga awal tahun depan.
Anggota Dewan ECB Axel Weber, yang juga menjabat sebagai Gubernur Bundesbank, mengatakan ECB sebaiknya terus memberlakukan stimulusnya sampai kuartal pertama 2011 karena terlalu dini untuk menariknya di tengah krisis fiskal.
Pernyataan itu, tidak hanya mengindikasikan kebijakan moneter di Eropa akan tetap longgar untuk waktu yang lebih lama, tapi juga menyorot masih rentannya ekonomi kawasan itu hingga masih membutuhkan sokongan bank sentral.
Ekonomi AS memang melambat, dan sempat menjadi faktor yang menekan dollar beberapa waktu lalu. Namun, bila kondisi di Eropa memburuk, pasar akan beralih ke safe haven.
Kini, dollar melemah, namun masih terbatas karena kurangnya katalis. Euro berjuang untuk bertahan di atas $1,27. Peluang untuk rebound memang terbuka menyusul kejatuhan di tiga sesi sebelumnya. Namun, tanpa didukung faktor fundamental yang solid, penguatan hanya terbatas dan tidak akan lama.
Beberapa data terjadwal hari ini sepertinya akan mempengaruhi pergerakan euro. Data seperti indeks PMI Eropa. Indeks PMI manufaktur Jerman diperkirakan turun ke 60,5 bulan ini dari 61,2 bulan lalu, Sedangkan indeks jasanya turun ke 56,3 dari 56,5.
Penurunan indeks, apalagi yang lebih besar dari prediksi, berpotensi meningkatkan kecemasan mengenai prospek ekonomi Eropa. Ini tentunya bisa menekan euro.
Kecemasan mengenai ekonomi Eropa, bila ditambah dengan masalah perlambatan ekonomi AS, akan memicu gelombang risk aversion.
Namun, di sisi lain, kejatuhan euro sudah terlalu tajam. Sterling dan aussie pun juga mulai berupaya untuk bangkit dari kejatuhan. Berhasil atau tidaknya upaya tersebut dipengaruhi oleh sentimen yang berlaku di pasar.
Rekomendasi
EUR-USD
USD-JPY
GBP-USD
USD-CHF
AUD-USD
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (07 Februari 2012)
- Euro stabil, aussie rapuh jelang RBA
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (06 Februari 2012)
- Euro rentan seiring tenggat waktu Yunani
- Rekomendasi Trading FOrex Sesi Eropa, AS (03 Februari 2012)
- Pasar konsolidasi jelang payroll
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (02 Februari 2012)
- Risk appetite, dollar tergelincir
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (01 Februari 2012)
- Ketidakpastian nego Yunani tekan euro
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (31 Januari 2012)
- Investor resah, yen berjaya
- Rekomendasi Forex Sesi Eropa, AS (30 Januari 2012)
- Euro terkoreksi jelang pertemuan UE, deal Yunani
- Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (27 Januari 2012)



