Data PDB pukul euro
Jakarta, Strategydesk - Euro jatuh hari ini menyusul data ekonomi Jerman dan zona euro yang meningkatkan kecemasan mengenai perlambatan dan krisis utang Eropa.
Kinerja ekonomi zona euro mengecewakan, akibat perlambatan di Jerman dan stagnasi di Perancis. Menurut data Eurostat, PDB zona euro hanya tumbuh 0,2% di kuartal kedua, lebih rendah dari prediksi 0,3%. Secara tahunan, PDB tumbuh 1,7%, lebih rendah dari proyeksi 1,8%.
Sedangkan PDB Jerman selama kuartal kedua hanya tumbuh 0,1% per kuartal dan 2,7% per tahun, lebih rendah dari prediksi 0,5% dan 3,1%. Jerman, ekonomi terbesar Eropa, menjadi pujaan sejak krisis finansial 2008. Penurunan tajam pertumbuhannya akan memberi efek negatif ke seluruh zona euro.
Pada jam 17:23 WIB, euro diperdagangkan di $1,4387, melemah dari level penutupan sebelumnya $1,4448. Terhadap yen, euro melemah 110,48 dari 110,96. Euro juga melemah terhadap sterling ke 0,8781 dari 0,8816.
Pelaku pasar kini menantikan pertemuan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Meski mengharapkan adanya pernyataan positif, pasar ragu kedua pentolan zona euro itu bisa menghasilkan solusi kongkrit lebih lanjut untuk mengatasi krisis utang.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Aussie masih bearish, sempat tembus paritas
- Setelah anjlok, euro coba bangkit
- Euro, franc melesat atas dollar
- Inggris resesi lagi, sterling koreksi
- Inflasi melambat tajam, aussie anjlok
- Data ritel makin lambungkan sterling
- RBA, isu Eropa tekan aussie
- Yen rally setelah BOJ
- Sterling melaju berkat data PMI
- Eksportir Jepang angkat yen
- BOE Minutes, laporan defisit tekan sterling
- Isu ekonomi China hantam aussie
- Dollar rally, yen terus melorot
- Data bagus, euro tetap lunglai
- Aussie koreksi jelang data, RBA



