Data payroll AS angkat Nikkei
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei berhasil menggapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir berkat data ketenagakerjaan AS, yang dijadikan bukti terbaru ekonomi terbesar dunia itu semakin pulih.
Data itu memperlihatkan sebanyak 243.000 lapangan kerja tercipta selama Januari, yang membuat tingkat pengangguran turun ke 8,3% dari 8,5%. Data ini menjadi bukti baru ekonomi AS sedang melanjutkan pemulihannya.
Data itu memberi dorongan semangat ke investor yang minggu lalu kecewa dengan kinerja keuangan perusahaan domestik. Selain itu, membaiknya kondisi lapangan kerja AS mengurangi kemungkinan stimulus tambahan dari the Fed, yang mendorong dollar atas yen.
Indeks Nikkei ditutup menguat 1,1% di 8.929,20. Sedangkan indeks Topix naik 1,2% ke 769,85. Para analis mengatakan agar indeks Nikkei kembali ke level 9.000 diperlukan resolusi dari masalah Yunani dan data ekonomi AS terus bagus. Tapi bila bicara soal perusahaan Jepang, sulit bisa pulih cepat mengingat penguatan yen.
Sementara itu di Seoul, indeks Kospi berakhir flat hari ini, setelah sempat terangkat oleh data payroll AS namun tergerus oleh kecemasan soal Yunani, menjelang keputusan soal bailout keduanya. Selain itu, aksi ambil untung dari penguatan minggu lalu juga memberi andil. Indeks Kospi ditutup menguat 0,04% ke 1.973,13. Indeks itu sempat menggapai level 1.973
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000
- Selama 5 sesi, Hang Seng jatuh
- Karena Yunani, Nikkei & Kospi jatuh lagi



