Data manufaktur global lambungkan Kospi
Jakarta, Strategydesk - Indeks Kospi melambung hari ini, mendapat dorongan dari penguatan saham Eropa setelah data manufaktur dari Jerman dan China berhasil mengangkat sentimen.
Indeks PMI China naik ke 50,3 di Desember dari 49 di Nopember, menurut data pemerintah Minggu lalu. Sedangkan indeks PMI Jerman sedikit naik ke 49,4 dari 49,1. Selain data manufaktur, berita mengenai surplus anggaran Italia jufa disambut naik. Hal ini menjadi pertanda reformasi fiskal berjalan dengan mulus dan memberikan dorongan positif menjelang pertemuan bilateral Jerman dan Perancis.
Penguatan juga datang dari ekspektasi positif akan laporan keuangan perusahaan Korsel dan data ekonomi AS bulan ini. Tapi investor juga mewaspadai kemungkinan proyeksi emiten meleset dan indikasi krisis Eropa memburuk.
Indeks Kospi ditutup menguat 2,69% di 1.875,41. Penguatan dipimpin oleh emiten energi dan petrokimia, karena kenaikan harga minyak di tengah ketegangan antara Iran dan Barat yang dapat menggerus pasokan minyak dunia.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000
- Selama 5 sesi, Hang Seng jatuh
- Karena Yunani, Nikkei & Kospi jatuh lagi



