Data Ifo angkat euro
Jakarta, Strategydesk - Euro melanjutkan penguatannya terhadap dollar hari ini menyusul hasil survei yang menunjukan sentimen bisnis Jerman ternyata membaik. Sedangkan sterling rally berkat data PDB yang lebih baik dari prediksi.
Menurut hasil survei Ifo, sentimen bisnis Jerman naik ke 106,2 bulan ini, tertinggi sejak Juli 2007, dari 101,8 bulan lalu. Sebelumnya, indeks itu diperkirakan turun ke 101,5. Kenaikan tajam di luar dugaan ini terjadi berkat membaiknya ekspor dan pertumbuhan ekonomi. Data ini mengindikasikan kondisi ekonomi Eropa tidaklah seburuk yang dikhawatirkan.
Pada jam 17:15 WIB, dalam perdagangan di Eropa, euro diperdagangkan di $1,2939, menguat dari level penutupan sesi sebelumnya $1,2887. Terhadap yen, euro menguat ke 112,77 dari 112,16. Euro stabil terhadap sterling di 0,8340.
Sementara itu, sterling melesat berkat data PDB yang menggembirakan. Data hari ini menunjukan PDB selama kuartal kedua tumbuh 1,1% per kuartal dan 1,6% per tahun. Kedua angka itu lebih baik dari prediksi 0,6% per kuartal dan 1,1% per tahun.
Data ini mengurangi kecemasan pasar mengenai prospek ekonomi Inggris yang sempat ditakutkan akan terjemurus double dip recession, terutama dengan adanya rencana pengetatan anggaran. Sterling menguat ke $1,5422 dari $1,5255. Terhadap yen, sterling menguat ke 134,36 dari 132,78.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Yen tetap kuat di tengah ekspektasi buruknya prospek ekonomi
- PDB Inggris tak bantu sterling
- Data CBI angkat sterling
- Euro jatuh karena pernyataan Weber
- Data ritel angkat sterling
- Rally euro hanya sementara
- Data output tekan euro
- Euro terkoreksi, the Fed dinanti
- Rupiah hanya melemah tipis
- Euro rebound jelang ECB
- Isu stimulus the Fed tekan dollar
- Rupiah ke 8.950, BI intervensi
- Data Ifo angkat euro
- Sterling terangkat data ritel Inggris
- Jelang BOC, dollar Kanada menguat



