Data CBI angkat sterling
Jakarta, Strategydesk - Sterling menguat terhadap dollar hari ini, didorong oleh aksi short covering menyusul kejatuhan greenback karena data ekonomi AS yang buruk. Sterling juga menguat berkat data penjualan ritel CBI.
Dollar jatuh terhadap sebagian besar rival utamanya setelah data durable goods orders dan new home sales yang mengecewakan. durable goods orders hanya naik 0,3% di Juli, lebih rendah dari prediksi 3,0%. Selain itu, new home sales ternyata anjlok 12,4% di bulan yang sama.
Hal ini membantu sterling bangkit dari level terendahnya dalam sebulan terakhir karena pernyataan anggota dewan BOE bahwa Inggris terancam kembali ke resesi.
The cable juga rally berkat data dari Confederation of British Industry (CBI) melaporan indeks penjualan ritel naik ke 35 di Agustus, tertinggi dalam 3 tahun terakhir, dari 33 bulan lalu.
Pada jam 17:25 WIB, sterling diperdagangkan di $1,5536, menguat dari level penutupan sebelumnya $1,5473. Terhadap yen, sterling menguat ke 131,39 dari 130,90.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Data perdagangan angkat aussie
- Yen rally berkat pembelian eksportir
- Jepang defisit, yen jatuh
- EUR/USD flat setelah sesi Asia
- Data China bagus, aussie melambung
- Sterling ikut merana karena downgrade Eropa
- Euro rebound, masih bearish
- Data buruk, yen justru menguat
- Sentimen membaik, sterling rebound
- Wafatnya Kim Jong-il angkat dollar
- Rilisan Data Ekonomi 12 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 09 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 08 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 07 Desember 2011
- Aussie jatuh pasca RBA



