Data bagus, minyak lanjutkan rally
Jakarta, Strategydesk - Minyak sedang menuju penguatan untuk tujuh hari berturut-turut, berkat indikasi pemulihan ekonoi di AS dan Jerman, ditambah dengan meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Sentimen bisnis Jerman naik ke level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir pada Februari, menambah bukti ekonomi terbesar Jerman itu dapat menghindari resesi yang menjerat negara zona euro lainnya. Indeks iklim bisnis hasil survei Ifo terhadap 7.000 perusahaan, naik ke 109,6 di Februari dari 108,3 di Januari.
Sentimen pasar semakin positif dengan data initial jobless claims AS yang memperlihatkan tunjangan pengangguran tetap berada di level terendah dalam tiga tahun terakhir.
Ketegangan antara Barat dan Iran meningkar setelah misi pengawas nuklir PBB berakhir gagal minggu ini. Karena ditekan AS, banyak negara Eropa dan Asia yang berencana mengurangi pembelian minyak dari Iran.
Pada jam 16:14 WIB, minyak jenis Light Sweet untuk pengiriman April naik 55 sen ke $108,38 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent untuk bulan yang sama menguat 20 sen jadi $123,82 per barel.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Isu Eropa bawa minyak ke $92
- Minyak tenggelam karena Yunani, data API
- Krisis Yunani masih tekan minyak
- Minyak anjlok, ke level terendah dalam 6 bulan
- Minyak anjlok lagi, ditekan Eropa & data China
- Minyak turun, ditekan data EIA
- Data API makin benamkan minyak
- Minyak anjlok ke $97
- Antisipasi payroll, minyak anjlok
- Minyak turun karena data EIA, ADP
- May Day, minyak tak banyak gerak
- Minyak turun setelah S&P pangkas rating Spanyol
- Minyak naik, dibantu data API
- Minyak turun karena data Eropa, China
- Isu pasokan topang minyak



