Data AS mengecewakan, regional tertekan
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Meski hanya mencatat penguatan tipis kemarin, Indeks Nikkei berhasil mencatat kenaikan signifikan selama Januari. Sentimen terangkat berkat data ekonomi yang lebih baik dari prediksi. Sayangnya, penguatan yen masih menjadi batu sandungan, dan menghantam emiten eksportir. Yen menguat tajam lagi, sampai ke 76,16 per dollar, mendekati rekor tertingginya 75,57. Indeks Nikkei ditutup naik 9,46 poin, atau 0,11% di 8.802,51.
Indeks Nikkei kemungkinan mendapatkan tekanan setelah perusahaan ritel terbesar AS, Amazon.com mencatat kerugian dikuartal pertamanya. Selain itu, data ekonomi AS yang dibawah ekspektasi menambah keprihatinan terhadap proses pemulihan di AS. Faktor lainnya yang menekan sentimen investor adalah laporan keuangan dan prospek laba beberapa emiten besar yang mengecewakan.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi berlabuh di zona positif kemarin, rebound dari kejatuhan di sesi sebelumnya, dalam perdagangan yang cukup fluktuatif. Mendapat dorongan dari perbaikan ekonomi AS dan sukses penjualan obligasi Italia. Menambah dorongan ke sentimen adalah perjanjian fiskal zona euro. Pelemahan won memberi kelegaan bagi eksportir, yang sempat jatuh karena data yang memperlihatkan output industri jatuh selama Desember. Indeks Kospi ditutup menguat 15,24 poin, atau 0,79% di 1.955,79.
Indeks Kospi cenderung bergerak stabil dimana investor sembari melihat sinyal perbaikan yang bisa mendorong ekonomi global. Aksi pembelian investor asing yang belakangan ini terus menopang indeks kini terbatasi karena pertimbangan krisis utang Eropa dan data AS yang mengecewakan.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang Seng berakhir positif kemarin, dengan mencatat penguatan signifikan. Tapi kenaikan lanjutan diperkirakan terhambat memasuki musim laporan keuangan menyusul peringatan dari beberapa perusahaan China. Indeks Hang Seng ditutup menguat 230,08, atau 1,14% ke posisi 20.390,49. Selama Januari, indeks itu naik 10,61%, kinerja Januari terbaik sejak 1996
Indeks Hang Seng yang kemarin berhasil menguat tajam dalam perdagangan kali ini diperkirakan mulai tertahan. Kurang menggembirakan hasil laporan keuangan perusahan ritel Amazon.com membuat saham-saham terkait akan terkena imbasnya. Ditambah lagi data ekonomi yang menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen AS di Januari turun 61,1 dari prediksi 68,0 dan data sebelumnya 64,5. Kini investor tertuju pada data Manufacturing PMI China di Januari yang diprediksi turun 49,8 dari 50,3.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional
- Data ISM angkat sentimen regional
- Penguatan yen hantam Nikkei
- Awal pekan regional menguat terbatas



