Dampak krisis utang Eropa hantui regional

Tanggal November 01, 2011 / 7:58 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
      I
ndeks Nikkei negatif kemarin, gagal mempertahankan penguatan yang dicapai setelah otoritas Jepang melakukan intervensi untuk meredam apresiasi yen yang mencapai rekor tertingginya. Sayangnya,  efek langkah itu tidak berlangsung lama. Para investor melakukan aksi ambil untung karena kekhawatiran pelemahan yen hanya sementara. Indeks Nikkei ditutup turun 62,08 poin, atau 0,69% di 8.988,39.
      Indeks Nikkei coba mempertahankan laju penguatannya hari ini, kendati investor mewaspadai situasi global yang kini kembali dicemaskan mengenai dampak krisis utang Eropa. Menurut para analis, indeks tak mampu bertahan di jalur positif menunjukkan bahwa investor tidak yakin yen akan tetap melemah. Bahkan mereka khawatir yen akan menguat lagi minggu ini bila the Fed membahas pelonggaran dalam rapat regulernya.

Rekomendasi



Kospi
      I
ndeks Kospi  tak mampu mempertahankan rally-nya dan berakhir melemah kemarin, dengan investor rehat setelah penguatan tajam di beberapa sesi sebelumnya. Selain itu, kejatuhan saham bank menambah tekanan ke indeks.  Indeks Kospi ditutup jatuh 20,45 poin, atau 1,06% di 1.909,03. Selama Oktober, indeks itu naik 7,9%, kinerja bulanan terbaik sejak Maret lalu.    
      Indeks Kospi yang kemarin mengalami tekanan hari ini diperkirakan masih akan berlanjut. Kecemasan mengenai dampak dari krisis Eropa kembali menghantui investor setelah semalam MF Global Holding mengajukan perlindungan kebangkrutan. Kabar mengenai MF diperkirakan akan menekan kinerja saham-saham keuangan.

Rekomendasi



Hang Seng
      I
ndeks Hang Seng terkoreksi kemarin setelah mencatat penguatan di tujuh sesi sebelumnya karena kejatuhan saham bank dan properti menyusul pernyataan pemimpin China. Kedua sektor itu terjungkal setelah Perdana Menteri China Wen Jiabao membantah spekulasi pemerintah akan melonggarkan sektor properti. Indeks Hang Seng ditutup jatuh 154,37 poin, atau 0,77%, di 19.864,87.
      Indeks Hang Seng dalam perdagangan kali ini masih sulit untuk kembali tapaki area 20.000, menyusul sentimen global yang kembali dihadapkan aksi jual yang terjadi di AS. Jatuhnya kembali bursa Eropa dan AS tidak lepas dari merosotnya kinerja saham keuangan karena pemberitaan MF Global Holdings yang terancam bangkrut.

Rekomendasi

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account