BOJ perlonggar kebijakan, tambah stimulus

Tanggal August 30, 2010 / 11:18 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - BOJ hari ini memutuskan dalam rapat daruratnya untuk memperlonggar kebijakan moneter, meningkatkan stimulus untuk pertama kalinya sejak Maret lalu. Langkah ini diambil BOJ di tengah perlambatan ekonomi dan desakan pemerintah untuk bertindak.

BOJ menambah jumlah dana dalam fasilitas pinjamannya sebesar 10 triliun yen menjadi 30 triliun yen. Selain itu, BOJ memperpanjang jangka waktu pinjaman menjadi 6 bulan dari 3 bulan. Dengan fasilitas ini, bank bisa meminjam dana dengan obligasi pemerintah dan korporat sebagai jaminan.

Dalam pernyataannya, BOJ mengatakan pelonggaran kebijakan moneter, ditambah dengan upaya pemerintah, akan efektif menjaga pemulihan ekonomi Jepang. Ketidakpastian mengenai prospek ekonomi, terutama di AS, terus meningkat, dan pasar semakin bergejolak. Dalam kondisi ini, BOJ melihat perlunya untuk lebih mewaspadai ancaman yang dihadapi ekonomi Jepang.

Namun, keputusan itu tidak diambil secara bulat, satu anggota Miyako Suda menentang penambahan jumlah  pinjaman. BOJ juga mempertahankan suku bunga di 0,1%.

Keputusan pelonggaran ini mencerminkan kecemasan mengenai perlambatan ekonomi dan penguatan yen. Namun, keputusan ini datang setelah pemerintah terus mendesak BOJ untuk lebih berperan dalam membantu ekonomi.

Gubernur Masaaki Shirakawa dijadwalkan mengadakan konferensi pers pada siang ini. Menurut surat kabar Nikkei, Shirakawa juga akan bertemu Perdana Menteri Naoto Kan hari ini untuk membahas masalah ekonomi dan finansial.

Namun, langkah BOJ ini sudah diperkirakan oleh banyak kalangan. Karena tidak ada kejutan, dampaknya terhadap pasar sepertinya tidak akan berlangsung lama. Kecuali pemerintah Jepang segera mengumumkan gebrakan untuk membantu ekonomi.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account